
Sepanjang prosesi, Sakramen Mahakudus ditahtakan di dalam monstrans dan dinaungi sebuah kemah sederhana yang dirancang oleh anggota Orang Muda Katolik (OMK) paroki. Para anggota OMK bergotong-royong memikul kemah tersebut sepanjang jalur perarakan sebagai bentuk penghormatan dan penjagaan terhadap Sakramen Mahakudus yang dibawa oleh para imam.
Prosesi Sakramen Mahakudus di Paroki St Eduardus Watunggong diikuti Ribuan umat dengan antusias dan penuh iman
WATUNGGONG, 7 Juni 2026 — Ribuan umat beriman menghadiri prosesi Sakramen Mahakudus di Paroki St. Eduardus Watunggong pada Minggu (7/6). Kegiatan rohani yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita ini dipimpin langsung oleh Pastor Paroki, RD. Martinus Gunardi Kendo, didampingi Pastor Rekan, RD. Agustinus Fransiskus Naring Kiven.
Perarakan suci ini dimulai dari titik awal di lingkungan Komunitas Basis Gerejani (KBG) St. Fransiskus Asisi Golo Tado, yang ditandai dengan pentakhtaan pertama. Setelah doa bersama, rombongan bergerak menuju titik kedua di KBG St. Yohanes Paulus II yang mencakup wilayah pelayanan 4 dan 5. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke titik ketiga di KBG St. Petrus, tempat berkumpulnya umat dari wilayah 1, 2, 3, serta seluruh umat stasi pusat paroki.
Sepanjang prosesi, Sakramen Mahakudus ditahtakan di dalam monstrans dan dinaungi sebuah kemah sederhana yang dirancang oleh anggota Orang Muda Katolik (OMK) paroki. Para anggota OMK bergotong-royong memikul kemah tersebut sepanjang jalur perarakan sebagai bentuk penghormatan dan penjagaan terhadap Sakramen Mahakudus yang dibawa oleh para imam.
Pembawaan Sakramen Mahakudus dilakukan secara bergantian oleh kedua rohaniwan. Sejak titik pertama hingga titik ketiga, Sakramen Mahakudus dibawa oleh RD. Martinus Gunardi Kendo (RD Martin). Setibanya di titik ketiga, tanggung jawab tersebut diteruskan kepada RD. Agustinus Fransiskus Naring Kiven (RD Kiven) yang membawa Sakramen Mahakudus menuju Gereja Paroki St. Eduardus Watunggong untuk pentakhtaan terakhir.
Antusiasme umat terlihat dari ketertiban mereka di sepanjang jalur prosesi sambil melantunkan lagu-lagu pujian. Setelah seluruh rangkaian perarakan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan perayaan Misa Kudus Ekaristi yang dipimpin RD. Martin dan didampingi oleh RD. Kiven.
Peristiwa rohani ini menjadi momentum penguatan iman, persatuan, dan semangat seluruh umat Paroki St. Eduardus Watunggong—mulai dari anak-anak, kaum muda, hingga orang tua—dalam memuliakan kehadiran Tuhan yang tampak secara nyata di tengah mereka dalam rupa Sakramen Maha Kudus.***