
Semakin sederhana situasi yang kita alami, semakin kita harus berjuang untuk menemukan Tuhan di dalamnya. Ketika kita mampu menyadari kehadiran-Nya itu, kita akan disembuhkan dari kebutaan rohani kita.
Relasi kita dengan Dia tidak dibangun di atas dasar pencapaian atau perbandingan dengan yang lain tetapi di atas dasar pengakuan bahwa kita selalu membutuhkan Dia.
Rekoleksi ini menjadi moment penting untuk melihat kembali apa saja yang telah dilalui bersama. Menata kembali retak-retak hidup yang sempat tergores kerikil egoisme untuk memintalnya kembali menjadi etalase yang utuh dalam iman dan persekutuan. Komunitas rohani hendaknya menjadi pioner dalam semangat sinodalitas.
Mencintai Allah dan mencintai sesama merupakan dua prinsip yang tidak terpisahkan. Mari kita hidupi dua-duanya dengan kesungguhan dan ketulusan!
Kunjungan ini bertujuan untuk membantu Paroki Lengko Ajang dan Paroki Mombok dalam menyusun proposal permohonan dana kepada Komisi PSE Keuskupan Ruteng. Selain itu, rombongan juga memberikan dukungan bagi Kelompok Tenun Punca Titi yang berada di wilayah Paroki Watunggong.
Yesus mengundang kita untuk memiliki komitmen yang penuh pada Allah seraya melawan berbagai godaan jahat yang bisa menjauhkan kita dari-Nya.