
Pendamping kelompok anak mesti jeli dan memperhatikan setiap anak dengan keunikannya. Perlakuan kepada anak harus disesuaikan dengan kemauan anak, bukan atas kemauan pendamping. Mendengar mereka kemudian mengarahkan untuk sesuatu yang lebih baik, yang berguna dan berdaya mengangkat martabat luhur mereka.
Yesus sendiri tidak membiarkan penolakan mengalihkan fokus-Nya dari aksi memberitakan Injil. Dia tetap setia pada panggilan-Nya sampai pada titik akhir.
Yesus sendiri menegaskan diri-Nya sebagai Sumber dari Air Hidup. Yesus juga mengatakan bahwa setiap orang yang percaya kepada-Nya akan mendapatkan hidup.
Kegiatan katekese ini dilaksanakan di seluruh paroki dalam lingkup Keuskupan Ruteng, termasuk di Paroki St. Eduardus Watunggong yang menunjukkan respon positif terhadap program pastoral tersebut.
Sang Bapa menampakkan kerahiman tanpa batas dan cinta yang tak bersyarat. Dari diri sang Bapa terpancar pengampunan kekal bagi semua anak-anaknya.
Fasilitator Kursus Persiapan Perkawinan Katolik sangat penting perannya dalam pembimbingan dan pendalaman makna tentang Perkawinan. Oleh karena itu, sanga penting bagi para Fasilitator untuk menguasai materi yang akan disampaikan kepada calon pasti Katolik. Atas dasar itu, Komisi Keluarga Keuskupan Ruteng menyelenggarakan kegiatan pelatihan bagi para Fasilitator untuk memberi wawasan serta cara bagaimana menjadi Fasilitator KPPK yang baik.