
Kerja bakti dimulai pukul 15.00 WITA dan berlanjut secara terus‑menerus hingga 18.30 WITA. Para peserta bahu‑membahu menyisir bersih seluruh sisi kiri dan kanan pinggir jalan utama. Dengan peralatan sederhana yang dibawa masing‑masing, mereka tekun memungut sampah‑sampah berserakan, membersihkan tumpukan dedaunan kering, serta menata lingkungan sekitar agar tampak rapi, bersih dan asri.
Suasana pembersihan jalur umum jalan Watunggong oleh OMK, Sekar dan Sekami pusat Paroki St Eduardus Watunggong menyongsong Prosesi Sakramen Mahakudus
Menyongsong perayaan istimewa Prosesi Sakramen Mahakudus yang akan dilaksanakan pada hari Minggu, 07 Juni 2026 mendatang, umat Paroki Santo Eduardus Watunggong terus memperindah lingkungan sebagai wujud penghormatan mendalam. Hari iJumat tanggal 05 Juni 2026, berlangsung kerja bakti hari kedua pembersihan lingkungan, khususnya menyapu bersih jalan poros utama Watunggong.
Kegiatan mulia ini diikuti antusias oleh tiga kelompok utama: Kelompok Orang Muda Katolik (OMK), Sekolah Minggu Katolik (Sekami), serta perwakilan dari Sekar Pusat Paroki. Istimewanya, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pastor Rekan Paroki Santo Eduardus Watunggong, RD Agustinus Fransiskus Naring Kiven. Kehadiran Beliau turut membakar semangat dan mempererat kebersamaan sepanjang acara berlangsung.
Kerja bakti dimulai pukul 15.00 WITA dan berlanjut secara terus‑menerus hingga 18.30 WITA. Para peserta bahu‑membahu menyisir bersih seluruh sisi kiri dan kanan pinggir jalan utama. Dengan peralatan sederhana yang dibawa masing‑masing, mereka tekun memungut sampah‑sampah berserakan, membersihkan tumpukan dedaunan kering, serta menata lingkungan sekitar agar tampak rapi, bersih dan asri.
Sepintas terasa lelah, namun hal itu sirna seketika tergantikan oleh rasa semangat tinggi dan sukacita yang memancar dari setiap raut wajah-semua bekerja dengan hati gembira karena sadar ikut mempersiapkan tempat yang layak bagi kehadiran Tuhan.
Menjelang akhir kegiatan, RD Agustinus Fransiskus Naring Kiven menyampaikan apresiasi setinggi‑tingginya atas partisipasi tulus seluruh peserta. Beliau sekaligus menghimbau dan mengajak segenap umat paroki, khususnya keluarga yang tergabung dalam Kelompok Basis Gereja (KBG) yang nantinya akan dilalui rute prosesi Sakramen Mahakudus, untuk turut bergotong‑royong membersihkan halaman rumah dan pekarangan masing‑masing.
Lingkungan yang bersih bukan hanya soal keindahan lahiriah, melambangkan pula kesucian hati dan kerinduan tulus menyambut kehadiran Sang Maha Kudus.
Diharapkan seluruh persiapan lahir dan batin ini dapat menjadikan perayaan Prosesi Sakramen Mahakudus tahun ini berjalan khidmat, lancar, penuh berkah dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh umat Paroki Santo Eduardus Watunggong.***