Katekese Advent dan Persiapan Sinode IV Keuskupan Ruteng, Tingkat Paroki St Eduardus Watunggong

Umat Keuskupan Ruteng sudah melewati 10 tahun dalam masa sinode IV dan kini mempersiapkan diri untuk berziarah dan berproses dalam pastoral pada sinode IV yang akan disidangkan sepanjang tahun 2026 untuk kemudian diejawantahkan pada sepuluh tahun ke depan yang saat ini didahului dengan katekese dan sosialisasi kepada umat tentang semangat sinodalitas seperti yang telah dilakukan di Paroki St Eduardus Watunggong.

Kolase foto kegiatan katekese di Pusat Paroki St Eduardus Watunggong

Masa adven tahun 2025 ini bertepatan dengan berakhirnya sinode III Keuskupan Ruteng. 

Untuk memaknai masa adven dan merefleksikan perjalanan sinode tiga selama sepuluh tahun.

Untuk menghantar umat pada refleksi dan permenungan tersebu, pihak Pusat Pastoral (Puspas) Keuskupan Ruteng telah menyediakan bahan yang menjadi panduan refleksi.

Bahan refleksi tersebut kemudian dibuat dalam katekese umat di Kelompok Basis Gerejawi (KBG), sekolah dan kelompok kategorial. Tema umum katekese: "Berjalan Bersama dalam Pengharapan ".


Katekese bertujuan agar umat memahami dan menyadari gagasan sinodalitas dan berjalan bersama, menenun pengharapan dalam kehidupan Paroki/Stasi/KBG serta mengungkapkan harapan (gagasan bernas) terhadap sinode IV tahun 2026 Keuskupan Ruteng. 

Di Paroki St Eduardus Watunggong,  telah disepakati dan dilaksanakan katekese pada Minggu kedua Advent dengan titik pertama di 17 KBG pusat Paroki.

Para fasilitator disebarkan ke semua KBG untuk berbagi, berkisah dan berefleksi bersama umat sambil membuat pesan-kesan tertulis tentang perjalanan pastoral dalam sinode 3 dan harapan-harapan untuk sinode IV Keuskupan Ruteng.

Secara umum, sebagaimana tampak dalam foto dan video, umat yang hadir sangat antusias mengikuti katekese,  menyampaikan ide atau pendapat, ada rasa bangga, bersyukur dan terimakasih namun ada juga rasa kecewa karena beberapa program belum direalisasikan serta kurangnya sosialisasi tentang setiap program pastoral kepada umat.


Hal-hal tersebut kemudian menyadi sebuah kekayaan untuk Gereja semakin membuka diri, menggalakkan sosialisasi ke tingkat basis terkecil agar informasi dan program pastoral benar-benar mengumat.

Katekese yang dibuat berjalan lancar dengan kehadiran umat yang cukup antusias dan semangat mengikuti kegiatan hingga selesai.

Semoga katekese ini memotivasi umat untuk terus meningkatkan sinodalitas dalam kehidupan untuk bangkit serta maju dalam iman dan pengharapan.***

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT