Bunda Maria Melangkah Menuju Pembe, Kampung Pusat Kedaluan Congkar

Kedatangan santa Maria Bunda Segala Bangsa di kampung-kampung dalam wilayah paroki St Eduardus Watunggong seperti memenuhi mimpi yang selama ini bertengger dalam ruang rindu untuk berjumpa dengan sang bunda Allah yang sekaligus bunda Gereja. Semua umat menyambutnya dengan sukacita dalam nyanyian dan doa, curhat hati yang tak terkatakan oleh mulut namun hanya dipahami oleh setiap anak dan bunda.

Kolase penerimaan Santa Maria Bunda Segala Bangsa di kampung Pembe

Akhir tahun 2025, sejak Oktober hingga Desember, arca Maria bunda segala bangsa akan berkunjung ke seluruh wilayah Paroki St Eduardus Watunggong. 

Setelah seminggu berada di Stasi Ngkodal, berkeliling dari kampung ke kampung, kini bunda Maria diarak menuju Stasi St. Yoseph Ngkolong.

Kampung pertama yang dituju adalah Pembe. Pembe merupakan kamoung tua, kamoung penuh sejarah, pusat kedaluan Congkar. Di kampung Pembe, tersimpan kenangan masa lalu yang masih terekam rapi dalam ingatan setiap turunan. 


Perarakan arca Maria bunda segala bangsa menuju kampung Pembe dilaksanakan pada tepat pukul 09.00 wita dsri Kapela yang diikuti oleh ribuan umat mulai dari anak-anak hingga dewasa. Siswa-siswi sekolah pun turut serta dalam prosesi suci tersebut. 

Perarakan arca bunda Maria diwarnai lantunan doa dan lagu yang membuat perjalanan sejauh hampir 2 kilo meter tersebut tidak melelahkan. Umat bersatu dalam doa dan nyanyian sebagai penghormatan kepada sang bunda yang telah tinggal, berada bersama mereka selama sepekan.

Suasana menjadi sangat sakral ketika bunda Maria bersama rombongan peziarah tiba di kampung Pembe. Mereka mengalami betapa nuansa inkulturasi menyata dalam penyambutannya.


Ratusan umat kampung Pembe sudah menanti kedatangan bunda Maria dengan sukacita. Meski cuaca kurang bersahabat namun tak menyurutkan semangat dan kecintaan untuk berjumpa dengan bunda Gereja.

Bunda Maria diterima dengan sapaan adat khas Congkar yang dibawakan dengan khusuk oleh tetua adat. Setelah itu, bunda Maria diarak menuju tempat pentakhtaan untuk kemudian disempurnakan dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin RD. Agustinus Fransiskus Naring Kiven  (RD. Kiven), Pastor rekan Paroki St Eduardus Watunggong. 

Bunda Maria akan berada bersama umat kampung Pembe selama semalam untuk berdoa dan bernyanyi bersama. Setiap Umat Pembe boleh menyempatkan diri untuk bercerita, curhat dan berdoa bersama bunda Maria. 

Setelah itu, bunda Maria akan diarak lagi menuju kampung berikutnya untuk berjumpa dengan anak-anaknya yang lain.

Semoga kunjungan bunda Maria ini semakin mebuat iman umat bertumbuh, berkembang demi kemuliaan nama Allah.***


Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT