
Kedatangan santa Maria Bunda Segala Bangsa di kampung-kampung dalam wilayah paroki St Eduardus Watunggong seperti memenuhi mimpi yang selama ini bertengger dalam ruang rindu untuk berjumpa dengan sang bunda Allah yang sekaligus bunda Gereja. Semua umat menyambutnya dengan sukacita dalam nyanyian dan doa, curhat hati yang tak terkatakan oleh mulut namun hanya dipahami oleh setiap anak dan bunda.
Lautan Umat di dusun Pata paroki St Eduardus Watunggong, Keuskupan Ruteng menyambut kedatangan bunda Maria meski dalam cuaca yang tidak bersahabat, hujan dan jalanan yang licin berlumpur namun tidak menyurutkan iman dan niat hati mereka untuk berjumpa, melihat, duduk dan berdoa bersama sang bunda yang mengunjungi mereka.
Bulan Rosario tahun 2025 menjadi sebuah moment bersejarah karena umat Allah Paroki St Eduardus Watunggong Congkar-Manggarai Timur, NTT berziarah bersama bunda Maria mengunjungi seluruh wilayah Paroki dan disempurnakan dengan perayaan Ekaristi Kudus sebagai ungkapan syukur, terimakasih dan mempererat persaudaraan dan kekeluargaan antar umat dan sesama serta lebih dekat dan makin mencintai bunda Maria.
Patung bunda Maria yang ada di halaman Puspas Ruteng tetap berdiri kokoh di tengah reruntuhan gua yang terjadi akibat badai hujan yang turun deras beberapa hari terakhir. Hal tersebut merupakan sebuah peristiwa iman yang kiranya semakin meneguhkan serta membakar semangat untuk semakin beriman kepada Tuhan dan terus mencintai bunda Maria yang telah diserahkan oleh Yesus menjadi bunda kita, bunda Gereja dan bunda segala bangsa.