
Orang Muda Katolik St Eduardus Watunggong selalu memberi warna berbeda dalam setiap moment, salah satunya adalah menyongsong dan mengisi peringatan hari orang muda sedunia dengan kegiatan bakti lingkungan, pemungutan sampah meskipun dalam cuaca yang tidak mendukung karena hujan. Api semangat mereka terus menyala untuk melakukan segala hal baik.
Kolase foto kegiatan aksi bersih lingkungan oleh OMK St Eduardus Watunggong, Desa Satar Nawang, Kecamatan Congkar Manggarai Timur NTT
Menyongsong dan mengisi Hari Orang muda sedunia, Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Eduardus Watunggong melakukan dua aksi luar biasa yakni pembersihan atau pemungutan sampah serta kunjungan kasih kepada orang sakit dan lanjut usia (lansia).
Hari Jumat, 22 November 2025 mulai pukul 13.00 wita hingga 17.00 wita mereka melakukan aksi bersih lingkungan dengan memungut sampah mulai dari kampung Watunggong sampai Gereja.
Aksi pemungutan sampah atau bersih lingkungan dilakukan setelah dimasukkan sebagai salah satu rencana tinda lanjut kegiatan workshop dan Weekend beberapa minggu lalu.
Meskipun kondisi cuaca yang tak bersahabat tidak mengundurkan semangat OMK Watunggong untuk melakukan kegiatan baik tersebut.
Mereka dengan semangat dan senyum sambil diselingi canda tawa melakukan aksi bersih lingkungan hingga berakhir dengan sukses.
Kegiatan itu juga sekaligus merupakan bagian dari pastoral ekologi integral yang berkelanjutan atau berkesinambungan. Mereka tidak begitu saja melewati tahun pastoral ekologi integral yang dicanangkan Keuskupan Ruteng tetapi terus merawat, memupuk dan merealisasikan dalam tindakan nyata berkelanjutan.
Sebagai informasi, OMK Watunggong juga turut mengambil bagian pada Perayaan Ekaristi peringatan hari orang muda dan hari raya Kristus Raja Semesta Alam pada tanggal 23 November 2025. Mereka bertugas membawa bahan persembahan dan torok tae (tuturan adat pada saat persembahan).
Kegiatan kebersihan lingkungan juga sudah menjadi agenda bulanan sebagai Implementasi Rencana Tindai Lanjut dari Workshop Laudato Si dan Perubahan Iklim yang diselenggarakan bersama Caritas Ruteng, 18-19 Oktober silam.
Tanggapan terhadap Tangisan Ibu Bumi, sebagai salah satu dari 7 Action Platform Laudato Si diwujudkannyatakan dengan gerakan bersih lingkungan yang dipenuhi oleh sampah.
Umat dan warga yang melihat semangat OMK tersebut memberi apresiasi dan dukungan untuk terus menyalakan api cinta dalam hal-hal baik.
Saat ini mereka sedang konsentrasi juga dalam latihan koor untuk dibawakan dalam tugas liturgi tanggal 30 November tepat hari Minggu Adventus pertama.
Mari terus mendukung mereka dengan cara-cara membangun agar mereka betul merasa sebagai bagian integral Gereja. Mereka adalah wajah Gereja masa kini dan masa akan datang.
Nyalakan terus api semangatmu. Berjalanlah selalu dalam terang kasih Allah untuk menebarkan benih-benih Injil lewat karya-kaya nyatamu.***