
Orang Muda Katolik St Eduardus Watunggong, Keuskupan Ruteng melakukan aksi nyata kunjungan kasih karitatif ke beberapa keluarga yang memiliki orang sakit, lansia dan orang dengan gangguan jiwa untuk menyerahkan bingkisan sebagai bentuk pemaknaan peringatan hari orang muda sedunia.
Kolase kegiatan kunjungan kasih OMK Watunggong dalam rangka memperingati hari orang muda sedunia
Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam yang dirayakan berbarengan dengan hari Orang Muda sedunia menjadi moment sangat penting begi orang muda untuk memaknai diri sebagai bagian integral dari Gereja sejagad.
Hari orang muda sedunia memberikan nilai bagi orang muda untuk menampilkan dirinya dalam beragam kegiatan yang menunjang eksistesinya. Oleh karena itu, sudah sepantasnyalah kaum muda mesti berbuat sesuatu di hari istimewa tersebut.
Di paroki St Eduardus Watunggong, kecamatan Congkar, Manggarai Timur, Orang Muda Katolik (OMK) pusat paroki memaknainya dengan melakukan aksi sosial karitatif.
Mereka melakukan kunjungan kasih bersama pastor pendamping RD. Kiven dan pembina AS Rabasa. Kunjungan tersebut dengan membawa serta bingkisan yang bersumber dari kas OMK serta sumbangan dari beberapa donatur.
Seminggu sebelumnya, mereka sudah mendata keluarga-keluarga yang sakit, orang dengan gangguan jiwa (odgj) dan lanjut usia (lansia) sambil mencari donasi selain mengambil sedikit dari kas sendiri.
Kegiatan kunjungan kasih karitatif dilakukan pada hari Minggu 23 Desember 2025 setelah Perayaan Ekaristi.
Di bawah pimpinan ketua OMK, mereka mulai menyusuri jalanan yang semoat diguyur hujan menuju rumah-rumah tujuan sambil menenteng bingkisan-bingkisan yang sudah disiapkan.
Mereka berjalan dalam kasih persaudaraan yang diwarnai canda tawa, kadang-kadang tampai sedih dan terharu ketika berjumpa dengan sesama saudara yang dikunjungi.
Emanuel Padriano, ketua OMK Watunggong mengatakan bahwa kegiatan kunjungan kasih yang dilakukan OMK merupakan sebuah kunjungan pengharapan.
"Menurut saya, kegiatan kunjungan kasih hari ini merupakan sebuah gerakan kasih karitatif yang lahir dari ide kreatif orang muda Watunggong untuk menjumpai para lansia dan orang sakit dengan tujuan memberikan sedikit dari apa yang kami miliki yang mampu membuat serta membangkitkan secuil senyum di hidup mereka. Ini adalah sekaligus sebagai kunjungan pengharapan", ungkap pria hitam manis itu.
Ia menyampaikan harapan agar kegiatan karitatif ini terus berlanjut dan dilaksanakan setiap tahun meskipun pengurus dan anggotanya sudah berubah atau berbeda.
Dalam kegiatan tersebut, orang-orang dikunjungi menerima orang muda katolik dengan senyum penuh haru. Meski dalam keterbatasan, tampak senyum hangat tersimpul dari raut wajah mereka, bahkan ada yang terharu hingga menangis.
Aksi karitatif OMK ini sudah mendapat persetujuan dari Pastor Paroki RD. Martinus Gunardi Kendo yang dengan sepenuh hati mendukung dan memberi kekuatan untuk OMK terus berbuat kebajikan untuk kebaikan banyak orang.
Kegiatan ini akan menjadi agenda rutin tahunan setiap peringatan hari orang muda sedunia.
Mari terus mendukung orang muda dengan perhatian-perhatian kasih bagi perkembangan dan keberlangsungan eksistensi mereka. OMK merupakan masa depan Gereja yang akan mengambil setiap peran di dalamnya.
Teruslah berbuat kasih untuk kebaikan semua orang. God bless!***