OMK Paroki St. Eduardus Watunggong Bantu Pengadaan Meteran Listrik bagi Keluarga Membutuhkan

Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Eduardus Watunggong menunjukkan kepedulian nyata terhadap sesama lewat aksi sosial. Mereka berhasil memfasilitasi pengadaan dan pemasangan meteran listrik bagi keluarga Bapak Yosef Ornei, warga Watunggong, Desa Satar Nawang, Kecamatan Congkar, Kabupaten Manggarai Timur.

Dokumentasi Paroki St. Eduardus Watunggong

Watunggong – Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Eduardus Watunggong menunjukkan kepedulian nyata terhadap sesama lewat aksi sosial. Mereka berhasil memfasilitasi pengadaan dan pemasangan meteran listrik bagi keluarga Bapak Yosef Ornei, warga Watunggong, Desa Satar Nawang, Kecamatan Congkar, Kabupaten Manggarai Timur. Aksi kemanusiaan ini menjadi angin segar bagi keluarga Yosef Ornei yang sudah sekian lama mendiami rumah tanpa akses jaringan listrik.

Gerakan ini bermula dari keprihatinan OMK Paroki St. Eduardus Watunggong terhadap kondisi kehidupan keluarga Bapak Yosef. Menanggapi hal tersebut, OMK bersama Pastor Paroki, RD. Martinus Gunardi Kendo, dan Pastor Rekan, RD. Agustinus Kiven, bergerak cepat menggalang dana melalui para donatur paroki. Upaya tersebut berbuah manis. Sejumlah donatur tergerak hati dan bersedia menyumbangkan dana untuk pengadaan dan pemasangan kWh meter (meteran listrik) bersubsidi demi meringankan beban finansial keluarga Bapak Yosef selaku penerima manfaat.

Pemasangan kwh meter ini melewati proses yang cukup panjang demi memastikan pemenuhan aspek legalitas dan keselamatan ketenagalistrikan (K2).Pada 14 Februari 2026, pihak OMK dan para pastor paroki mulai berkoordinasi dengan Frederik C. Andy, Direktur PT Karitas NL—salah satu vendor resmi PT PLN (Persero) yang berpusat di Ruteng. Sehari setelahnya, pada 15 Februari 2026, OMK mulai mengurus berkas administrasi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), foto rumah, hingga penentuan titik koordinat rumah Bapak Yosef Ornei untuk survei teknis.

Setelah melalui proses verifikasi, pada 5 Maret 2026, Sertifikat Laik Operasi (SLO) untuk rumah Bapak Yosef resmi diterbitkan oleh PT Sertifikat Instalasi Andalan Perdana. SLO ini merupakan dokumen vital yang menyatakan bahwa instalasi listrik di dalam rumah tersebut sudah aman dan memenuhi standar teknis sebelum dialiri arus listrik.

Pascapenerbitan SLO, tahapan dilanjutkan dengan registrasi di Kantor Karitas NL serta verifikasi akhir di Kantor PLN. Setelah seluruh administrasi rampung, PLN mengeluarkan nomor meteran serta Surat Perintah Kerja (SPK) untuk pemasangan resmi.

Eksekusi pemasangan meteran listrik akhirnya terlaksana pada Rabu (8/7/2026). Pihak OMK Paroki St. Eduardus Watunggong didampingi oleh RD. Agustinus Kiven dan Diakon Hendra Kumpul turun langsung mendampingi pegawai dari PT Karitas NL, Frederiko Joshua Santuario yang dibantu oleh Febriano Alvin Adas. Proses instalasi meteran listrik tersebut berlangsung dari pukul 15.00 WITA hingga selesai pada pukul 18.30 WITA.

Aksi sosial ini juga mendapat dukungan dari warga setempat. Bapak Fransiskus Jemparut dan Bapak Hendrikus Farudin turut berkontribusi menyumbangkan material kabel penghubung eksternal untuk menyambungkan instalasi rumah ke tiang jaringan tegangan rendah (JTR) milik PLN.

Berkat sinergi dan kerja sama yang solid antara OMK Paroki St. Eduardus Watunggong, pihak PT Karitas NL Ruteng, para warga, serta para donatur, rumah Bapak Yosef Ornei kini telah memiliki akses listrik yang aman serta legal.

LINK TERKAIT