Animasi dan Penguatan Kapasitas SEKAMI Warnai Paroki St. Eduardus Watunggong

Staf Pastoral Anak Kemitraan WVI–Puspas Ruteng bersama tim melaksanakan kegiatan animasi dan penguatan kapasitas SEKAMI di Paroki St. Eduardus Watunggong, Minggu (3/5/2026).

Dokumentasi Paroki St. Eduardus Watunggong

Watunggong, 3 Mei 2026 — Staf Pastoral Anak Kemitraan WVI–Puspas Ruteng bersama tim melaksanakan kegiatan animasi dan penguatan kapasitas SEKAMI di Paroki St. Eduardus Watunggong, Minggu (3/5/2026). Kegiatan ini berlangsung di Gereja Paroki dan dimulai sesaat setelah perayaan Ekaristi.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari animasi panggilan yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Hari Minggu Panggilan Sedunia, Minggu (26/4/2026). Fokus utama kegiatan ini adalah memperdalam iman anak-anak sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam kehidupan menggereja sejak usia dini.

Peserta kegiatan terdiri dari anak-anak SEKAMI dan SEKAR Paroki St. Eduardus Watunggong. Turut hadir pula sejumlah orang tua serta Pastor rekan, RD. Kiven Naring. Kegiatan ini difasilitasi oleh Saudari Reta Janu, Staf Pastoral Anak Kemitraan WVI–Puspas Ruteng, yang juga merupakan pendamping SEKAMI dari Paroki St. Mikael Kumba. Ia didampingi oleh tim yang terdiri dari anak-anak OMK dan SEKAMI Paroki St. Mikael Kumba, yakni Argan, Alexa, Yoan, Kevin, Eci, Keren, Tio, Apet, dan Ipang.

Dalam pelaksanaannya, Saudari Reta bersama tim mengajak anak-anak terlibat aktif dalam berbagai kegiatan animasi iman. Kegiatan tersebut meliputi nyanyian rohani, kreasi gerakan, serta aneka tepukan khas SEKAMI yang membangkitkan semangat dan kegembiraan anak-anak. Selain itu, anak-anak juga diajak untuk mendalami Sabda Tuhan yang diambil dari Injil Yohanes 14:1–12. Melalui perikop ini, anak-anak diperkenalkan dan diteguhkan dalam iman akan Yesus sebagai “Jalan, Kebenaran, dan Hidup”.

Kegiatan semakin meriah dengan berbagai permainan edukatif, seperti permainan “tupai dan pohon” serta “Yesus dan domba”. Permainan “tupai dan pohon” mengajarkan pentingnya menjaga kelestarian alam ciptaan. Sementara itu, permainan “Yesus dan domba” melatih konsentrasi serta kerja sama tim, sekaligus membantu anak-anak memahami peran Yesus sebagai Gembala yang menuntun umat-Nya menuju kehidupan sejati.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga membagikan hadiah kepada para peserta. Hadiah berupa buku dan rosario disediakan oleh pihak paroki. Rosario diberikan secara khusus kepada anak-anak yang berhasil meraih kemenangan dalam berbagai permainan.

Secara umum, anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh sukacita. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media pembinaan iman yang efektif bagi anak-anak dalam mengenal dan mencintai Gereja sejak dini.


Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT