
Sebagaimana Yesus yang mencintai kita sampai tuntas dengan memberikan diri-Nya sendiri dalam kurban Ekaristi, kita juga hendaknya mampu memberikan diri kita untuk menopang dan menunjang kebaikan orang lain.
Sekami paroki St Eduardus Watunggong mengisi ulang tahun anak Misioner ke 118 dengan mengambil bagian pada Perayaan Ekaristi dan kegiatan karitatif. Suasana penuh sukacita tampak dari setiap gerakan mereka. Meski berjalan kaki dan sekali-sekali njmpang mobil tetapi tidak ada keluhan yang terucap, sebaliknya tawa-canda menjadi pewarna dalam perjalanan karitatif itu.
Malam Natal di paroki St Eduardus Watunggong dirayakan di 6 titik pada tahun ini. Di Pusat Paroki, perayaan dipimpin oleh RD. Kristo Ramlino yang membuat suasana perayaan menjadi menarik dengan kotbah yang bernas dan menggugah, mengajak umat untuk senantiasa pergi ke "Betlehem " hati masing-masing untuk berjumpa dengan Sang Imanuel.
Para Imam, Suster dan Bruder tiba di paroki St Eduardus Watunggong dan diterima dengan sukacita dan nuansa adat Congkar oleh panitia Natal, Perwakilan DPP, DKP, Penasihat Paroki, Pastor Paroki dan Pastor rekan. Mereka tiba tepat pukul 16.30 Wita dalam keadaan sehat walafiat.
Umat Keuskupan Ruteng sudah melewati 10 tahun dalam masa sinode IV dan kini mempersiapkan diri untuk berziarah dan berproses dalam pastoral pada sinode IV yang akan disidangkan sepanjang tahun 2026 untuk kemudian diejawantahkan pada sepuluh tahun ke depan yang saat ini didahului dengan katekese dan sosialisasi kepada umat tentang semangat sinodalitas seperti yang telah dilakukan di Paroki St Eduardus Watunggong.
Keluarga besar SMAN I Sambi Rampas mengikuti kegiatan rekoleksi dan pengakuan dosa di gereja Paroki St Eduardus Watunggong sebagai salah satu persiapan diri dan batin untuk menyambut kedatangannSang Imanuel. Rekoleksi diberikan oleh Pastor Paroki, RD. Martinus Gunardi Kendo.
Pembangunan Aula Paroki St Eduardus Watunggong merupakan salah satu program prioritas DKP da DPP yang telah direncanakan dan dirancang sejak tahun 2023. Hari ini dilaksanakan peletakan batu pertama untuk pembangunan aula secara adat dan secara liturgi dalam sebuah forum sederhana di lokasi pembangunan.
Kegiatan kerja bakti bersama dilakukan oleh keluarga besar SMAN 1 Sambi Rampas yang mengerahkan seluruh siswa-siswi ke lokasi pembangunan aula paroki St Eduardus Watunggong. 500 an siswa-siswi mengumpulkan batu kemudian membawanya ke titik kerja yang sudah ditentukan khususnya di bagian pengecoran lantai.