Musyawarah Sinodal Persiapan Perayaan Paskah dan Pentekosta

Rapat persiapan perayaan Paskah dan Pentekosta tahun 2026 tingkat Paroki St Eduardus Watunggong dilaksanakan pada hari Minggu 22 Februari 2026 setelah perayaan Ekaristi dengan menghadirkan peserta dari stasi-stasi dan segenap pengurus DPP, DKP, Katekist/ta dan perwakilan Orang Muda Katolik yang berlangsung dalam semangat persaudaraan dan berciri Gereja Sinodal.

Rapat persiapan perayaan Paskah dan Pentekosta tingkat Paroki St Eduardus Watunggong yang berlangsung dalam semangat Gereja Sinodal.

Paroki St Eduardus Watunggong selalu mengadakan musyawarah atau rapat sebelum melaksanakan sebuah kegiatan parokial. Hal tersebut sebagai bentuk perjalanan bersama dalam semangat kasih persaudaraan.  

Pastor Paroki,  Pastor Rekan bersama segenap pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP), Dewan Keuangan Paroki (DKP) senantiasa merancang dan merencanakan dengan matang untuk setiap kegiatan.

Berjalan bersama itu juga tampak pada hari Minggu 22 Februari 2026 di pendopo Pastoran Watunggong. 

Setelah perayaan Ekaristi Minggu Prapaskah I, segenap pengurus paroki sampai Stasi-stasi tidak langsung pulang ke rumah tetapi "harus" bertahan di Pastoran untuk mengikuti rapat persiapan perayaan Paskah dan Pentekosta tingkat Paroki St Eduardus Watunggong. 

Rapat ini membahas berbagai hal yang perlu dipersiapkan dan merencanakan beberapa konsep kegiatan seputar pekan suci hingga Pentekosta. 

Rapat yang dipimpin Ketua DPP,  Bapak Ignatius Randus berjalan lancar dan sukses. Peserta rapat berpartisipasi aktif dalam setiap diskusi sebagai bagian dari Gereja Sinodal.

Sebagai informasi,  untuk perayaan Paskah tahun 2026 akan berlangsung di lima titik yakni di Pusat Paroki, Stasi Ngkodal,  Stasi Ngkolong, Stasi Paleng dan Stasi Kenda.

Sementara itu, untuk perayaan Minggu Palma dirayakan di tiga titik yakni Pusat Paroki, Stasi Paleng dan Stasi Paleng. Stasi-stasi lain bergabung ke tiga titik perayaan dimaksud.

Pastor Paroki,  RD. Martinus Gunardi Kendo dalam penyampaiannya mengatakan bahwa perayaan Paskah harus diusahakan agar berjalan lancar dan tidak ada kendala.  Diusahakan agar perayaan berlangsung khidmat. Masing-masing kita mesti merasa memiliki perayaan itu.

"Kita bersyukur karena mendapat tiga Pastor tamu yang mau membantu kita. Mereka sudah bersedia untuk melayani perayaan Tri Hari Suci di Paroki ini. Oleh karena itu, kita berdoa agar mereka selalu sehat dan tidak ada perubahan sebelum pekan suci. Tentu saja kita juga mesti mempersiapkan segala sesuatu dengan baik agar perayaan-perayaan sepanjang pekan suci tidak ada hambatan," ungkap pastor yang lebih akrab disapa Romo Maken tersebut.

Untuk hal-hal teknis akan diatur dalam kepanitaan di setiap titip perayaan karena akan lebih banyak berkoordinasi internal sesuai kebutuhan masing-masing dengan tetap berkonsultasi ke pusat Paroki.

Semoga semangat berjalan bersama (sinodal) ini terus dipupuk, dijaga dan berlanjut selamanya untuk perjalanan dan perkembangan paroki ini ke depan.***

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT