
Dalam injil hari ini, yang diambil dari Khotbah di atas Bukit, Yesus mengingatkan para pengikut-Nya untuk menjadi murah hati, penuh belas kasih, pengampun. Secara lebih khusus, Yesus memerintahkan pengikut-Nya untuk tidak menghakimi sesama.
(Retrieved from https://renunganlenterajiwa.com/2022/06/jangan-menghakimi-renungan-senin-20-juni-2022)
Hari Biasa Pekan
Prapaskah II
Senin, 2 Maret 2026
Bacaan:
Dan. 9:4b-10
Mzm. 79:8.9.11.13
Luk. 6:36-38
“Jangan
Menghakimi”
Sobat-sobat Gaung yang terkasih
Dalam injil hari ini, yang diambil dari Khotbah di atas Bukit, Yesus
mengingatkan para pengikut-Nya untuk menjadi murah hati, penuh belas kasih,
pengampun. Secara lebih khusus, Yesus memerintahkan pengikut-Nya untuk tidak
menghakimi sesama. Kita tidak boleh menghakimi karena beberapa alasan ini.
Pertama,
otoritas untuk menghakimi hanya ada pada Tuhan. Tuhan melihat semua kebenaran
secara utuh. Dia mampu menyelami
kedalaman hati manusia dan memahami dengan pasti pikiran manusia. Oleh karena
itu, Tuhan menjadi satu-satunya pihak yang dapat diandalkan untuk menghakimi
dengan adil.
Kedua,
keterbatasan manusiawi untuk menghakimi. Kita sering kali menghakimi
berdasarkan prasangka buruk yang tidak benar. Penilaian kita terhadap sesama
juga sering kali tidak utuh karena kita tidak melihat keseluruhan fakta yang
ada atau hanya menilai hal-hal tertentu secara parsial.
Ketiga, semua berdosa.
Kita tidak punya hak untuk menghakimi karena kita semua mempunyai kesalahan.
Bobot kesalahan kita boleh jadi lebih besar dan lebih parah dari orang-orang
yang kita hakimi. Oleh karena itu, hal
yang lebih bijak untuk kita lakukan adalah memeriksa dan membuat introspeksi
terhadap diri sendiri. Mari kita biarkan Tuhan sendiri yang menilai dan
menghakimi kita seturut kebijaksanaan-Nya.