Training For Trainers Fasilitator Kursus Persiapan Perkawinan Katolik Keuskupan Ruteng

Fasilitator Kursus Persiapan Perkawinan Katolik sangat penting perannya dalam pembimbingan dan pendalaman makna tentang Perkawinan. Oleh karena itu, sanga penting bagi para Fasilitator untuk menguasai materi yang akan disampaikan kepada calon pasti Katolik. Atas dasar itu, Komisi Keluarga Keuskupan Ruteng menyelenggarakan kegiatan pelatihan bagi para Fasilitator untuk memberi wawasan serta cara bagaimana menjadi Fasilitator KPPK yang baik.

Kolase foto kegiatan training for Trainers Fasilitator KPPK tingkat Keuskupan Ruteng

Keuskupan Ruteng melalui komisi Keluarga mengadakan kegiatan pelatian atau Training for Trainers (TFT) Fasilitator Kursus Persiapan Perkawinan Katolik (KPPK).

Kegiatan-kegiatan ini sejatinya ditujukan untuk para penyuluh Agama Katolik dan utusan dari Paroki-paroki yang tidak ada tenaga penyuluh.

Selama dua hari, Kamis dan Jumat (05 & 06 Maret 2026), para peserta diberi dan dibekali dengan materi-materi yang bernas oleh para pemateri profesional.

Direktur Pusat Pastoral (PUSPAS) Keuskupan Ruteng,  RD Marthin Chen pada acara pembuka dan penutup menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada peserta karena telah hadir dengan setia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

"Terimakasih kepadamu semua yang sudah setia mengikuti seluruh proses. Kegiatan ini hendaknya menjadi pedoman dan pegangan yang baik untuk kalian mulai bergerak dan tampil. Jadilah Fasilitator-fasilitator yang baik dan mumpuni di parokimu masing-masing dengan menerapkan apa yang sudah diperoleh dari kegiatan TFT ini. Kami akan terus berkoordinasi dengan para Pastor Paroki untuk setiap perubahan dan rencana tindak lanjut yang sudah kita buat bersama.Maka, harus selalu semangat," ungkapnya.

Sementara itu, RD. Beben Gaguk mengajak peserta untuk nantinya harus menjadi Fasilitator bagi para Fasilitator KPPK lainnya di masing-masing paroki, bahkan membagi Paroki-paroki ke dalam gugus-gugus yang akan  menjadi rantai koordinasi setiap wilayah.

"Teman-teman, nantinya kalian akan menjadi pioner dan harus bisa membuat pelatihan di masing-masing paroki untuk tim panitia KPPK.  Kalian bisa bekerjasama dalam gugus-gugus untuk bersama-sama membuat pelatihan. Tentu saja nanti kami akan berkoordinasi dengan para Pastor Paroki karena berkaitan juga dengan biaya dan sebagainya. Akan tetapi pada intinya, Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang trlah dibuat mesti dilaksanakan. Materi-materinya nanti akan kami godok, sempurnakan lagi dengan melihat juga pada input-input dari teman-teman selama 2 hari kegiatan ini. Setelah itu baru kami kirimkan ke setiap Paroki," jelas Ketua Komisi Caritas Keuskupan Ruteng tersebut.


Selama dua hari dengan jadwal kegiatan yang padat, tampak para peserta "enjoy" dan semangat mengikuti setiap proses.

Materi-materi yang disampaikan tidak berat. Ringan dan mudah dengan beragam ice breaking yang membuat suasana tidak kaku, lebih cair dan partisipatif.

Semuanya benar-benar dibuat dengan model sinodalitas yang mengajak berjalan bersama untuk melihat dan memetik makna terdalam dari sebuah pernikahan dengan dalam delapan tema besar : Aku Ok, Kamu Ok (Psikologi), Dari Aku ke Kita : Aku dan Kamu Satu (Komunikasi), Merayakan Tali Kasih Suami Istri (Liturgi), Sehati-Sejiwa dalam Tubuh (Sakramen Perkawinan), Gereja Rumah Tangga, Kuasa Doa dan Firman (Dia dan Kitab Suci dalam Keluarga), Mandiri Finansial, Kreatif Kelola Aset (Ekonomi Rumah Tangga) dan Pendidikan Anak dalam Keluarga. 

Peserta benar-benar dibekali dengan sangat baik untuk setiap tema. Ini merupakan sebuah kesempatan terbaik bagi para Fasilitator untuk belajar bagaimana menjadi pembimbing bagi pasangan calon suami-isteri sebelum pemberkatan nikah dan menjalani kehidupan dalam rumah tangga.

Terimakasih kepada panitia yang sudah berjuang,  menyediakan tempat dan waktu bagi pelaksanaan kegiatan ini. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Di akhir kegiatan, para peserta diberikan Sertifikat sebagai bentuk dan tanda bahwa mereka sudah siap dan layak menjadi Fasilitator bagi pasangan calon nikah.***


Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT