Sukses Novena Kerahiman Ilahi Sembilan Hari di Paroki St Eduardus Watunggong

Novena Kerahiman Ilahi mengajarkan kita dua hal penting: Permohonan (Ask) dan Kepercayaan (Trust). Kita diajak untuk tidak pernah lelah meminta rahmat Tuhan, dan percaya bahwa sebesar apa pun dosa atau masalah kita, kasih Tuhan jauh lebih besar lagi. Kerahiman Ilahi yang senantiasa mengalirkan rahmat pengampunan menanti kedatangan kita untuk rebah memohon kepadaNya.

Foto Yesus Kerahiman Ilahi

Salah satu tradisi Umat Paroki St. Eduardus Watunggong, Keuskupan Ruteng, NTT adalah bersama-sama berdoa novena Kerahiman Ilahi. 

Kegiatan novena ini dilakukan setiap pagi sejak Jumat Agung dan tampak umat terlibat aktif sampai dengan hari terakhir  Sabtu 11 April 2026.

Novena ini dilakukan setelah misa pagi yang setiap ujudnya dibakar di sebuah wadah yang telah disiapkan. 

Pembakaran intensi (niat/ujud doa) dalam Novena Kerahiman Ilahi simbolis dari penyerahan total ke dalam api kasih Hati Yesus. Ujud doa yang ditulis selama sembilan hari (dimulai Jumat Agung) sering dibakar bersamaan pada hari terakhir atau setelah misa, melambangkan doa-doa yang naik ke surga untuk memohon kerahiman Allah.

Di tengah kehidupan yang sering kali penuh dengan kelemahan, keputusasaan, dan beban dosa, Gereja Katolik menawarkan sebuah jalan penghiburan yang luar biasa indah, yaitu devosi kepada Kerahiman Ilahi. Inti dari devosi ini adalah keyakinan bahwa jiwa manusia tidak ada yang begitu hancur sekalipun yang tidak dapat diperbaiki oleh kasih Tuhan. Salah satu cara paling populer untuk menumbuhkan kepercayaan ini adalah melalui Novena Kerahiman Ilahi.

Apa Itu Novena Kerahiman Ilahi?

Novena berasal dari bahasa Latin novem yang berarti "sembilan". Novena Kerahiman Ilahi adalah doa yang dipanjatkan selama sembilan hari berturut-turut, dipimpin oleh Yesus Kristus sendiri melalui wahyu yang diberikan kepada Santa Faustina Kowalska, seorang biarawati Polandia.

Dalam buku hariannya (Diary: Divine Mercy in My Soul), Santa Faustina mencatat permintaan Yesus: "Anak-Ku, ajarlah dunia bahwa tidak ada jiwa yang dapat dibenarkan kecuali dengan bersandar pada Kerahiman-Ku. Beritahukan kepada mereka bahwa Aku adalah cinta dan kerahiman itu sendiri... Aku menghendaki agar novena ini dimulai pada hari Kamis Putih."

Novena ini biasanya didoakan mulai dari Hari Kamis Putih hingga Hari Sabtu Suci sebelum Minggu Paskah, dan berakhir tepat pada Minggu Kerahiman Ilahi (Minggu Paskah II atau Minggu Baik). Namun, doa ini juga bisa didoakan kapan saja sepanjang tahun sesuai kebutuhan rohani umat.

Maksud dan Tujuan Setiap Harinya

Uniknya, Novena Kerahiman Ilahi tidak hanya berisi doa-doa yang diulang, tetapi Yesus secara khusus meminta agar setiap harinya kita mendoakan kelompok orang yang berbeda-beda, sehingga seluruh umat manusia dapat terbenam dalam mata air kerahiman-Nya.

Berikut adalah intensi doa selama sembilan hari tersebut:

1. Hari Pertama: Seluruh umat manusia, khususnya para pendosa.

2. Hari Kedua: Para imam dan religius.

3. Hari Ketiga: Orang-orang saleh dan setia.

4. Hari Keempat: Mereka yang belum mengenal iman.

5. Hari Kelima: Anak-anak dan kaum muda.

6. Hari Keenam: Hati yang lembut dan rendah hati, serta jiwa-jiwa yang menerima Sakramen Mahakudus.

7. Hari Ketujuh: Jiwa-jiwa yang khusus memuji Kerahiman Tuhan (jiwa yang taat dan setia).

8. Hari Kedelapan: Jiwa-jiwa yang berada di Api Penyucian.

9. Hari Kesembilan: Jiwa-jiwa yang paling putus asa.


Bagaimana Cara Mendoakannya?

Secara umum, rangkaian doa Novena Kerahiman Ilahi terdiri dari:

1. Doa Pembuka: Mengakui kebesaran dan kerahiman Tuhan.

2. Koronka (Chaplet) Kerahiman Ilahi: Doa yang sangat singkat namun dahsyat, yang didoakan menggunakan manik-manik rosario, dengan inti doa: "Yesus, aku percaya kepada-Mu!"

3. Intensi Khusus Harian: Membaca permohonan khusus untuk kelompok orang yang didoakan pada hari itu.

4. Doa Penutup: Memohon agar doa kita didengar demi kemuliaan Tuhan.

Janji Besar bagi yang Mendoakannya

Yesus menjanjikan rahmat yang sangat besar bagi siapa saja yang dengan tulus mendoakan novena ini. Dalam pesan-Nya kepada Santa Faustina, Yesus berfirman: "Melalui novena ini, Aku akan mengaruniakan segala macam rahmat kepada jiwa-jiwa yang memintanya."

Bukan berarti Tuhan akan mengabulkan semua permintaan materi secara instan, namun Ia menjanjikan kedamaian hati, kekuatan dalam penderitaan, pengampunan dosa yang besar, dan rahmat keselamatan di saat kematian bagi mereka yang bersandar sepenuhnya pada Kerahiman-Nya.

Pesan untuk Kita Semua

Novena Kerahiman Ilahi mengajarkan kita dua hal penting: Permohonan (Ask) dan Kepercayaan (Trust). Kita diajak untuk tidak pernah lelah meminta rahmat Tuhan, dan percaya bahwa sebesar apa pun dosa atau masalah kita, kasih Tuhan jauh lebih besar lagi.

Mari kita jadikan novena ini sebagai waktu yang istimewa untuk membenamkan diri kita, keluarga, dan seluruh dunia ke dalam samudra kerahiman Tuhan yang tak terbatas. Membenamkan Diri dalam Samudra Cinta dan Pengampunan Tuhan seperti seruan yang selalu kita doakan: "Yesus, aku percaya kepada-Mu!"***

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT