Satu Tubuh dalam Kasih: Mempersiapkan Hati Menerima Tubuh Kristus

Materi disajikan dengan cara yang menarik, salah satunya melalui sesi bertema “Satu Tubuh Banyak Anggota” yang diperagakan lewat permainan seru sehingga anak-anak lebih mudah menangkap makna persatuan dalam Kristus.

Foto kegiatan pembinaan peserta calon penerima komuni pertama SDK Wea Watunggong dan dinamika gamesnya

WATUNGGONG, 3 Agustus 2026 – Paroki St. Eduardus Watunggong menyelenggarakan pembinaan rohani bagi calon penerima Komuni Pertama dari SDK Wea Watunggong. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu (1/8) dan Senin (3/8) ini, difasilitasi oleh Diakon Hendra Kumpul bersama Pastor Paroki, RD. Martinus Gunardi Kendo atau akrab disapa Romo Maken.

Pembinaan ini dirancang untuk membentuk karakter serta memperdalam pemahaman peserta tentang hakikat Ekaristi.

Materi disajikan dengan cara yang menarik, salah satunya melalui sesi bertema “Satu Tubuh Banyak Anggota” yang diperagakan lewat permainan seru sehingga anak-anak lebih mudah menangkap makna persatuan dalam Kristus.

Romo Maken menghadirkan suasana yang cair, hangat dan menyenangkan sepanjang kegiatan.

Pendekatan yang ramah membuat para peserta merasa nyaman, terlibat aktif dan senantiasa bersemangat mengikuti setiap sesi pembinaan hingga selesai.

Dalam arahannya, Romo Maken menekankan bahwa Komuni bukan sekadar menerima benda rohani semata.

“Kita harus memahami: Ekaristi adalah Tubuh Kristus sendiri yang bersatu dengan tubuh kita. Hosti yang kita terima adalah Roti Hidup yang mampu mengubah hati kita—dari manusia lama menjadi manusia baru yang lebih baik, lebih dewasa dan semakin intim bersahabat dengan Tuhan,” ujarnya.

Terlihat jelas wajah-wajah penuh sukacita pada setiap peserta yang menyimak dengan saksama.

Semoga setiap materi yang telah diterima menjadi bekal berharga bagi pertumbuhan iman mereka, agar semakin mengenal, mencintai, dan hidup dalam persekutuan dengan Kristus sepanjang masa.***

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT