
Gereja Paroki St. Eduardus Watunggong menggelar Misa Pelajar yang bertepatan dengan Jumat Pertama pada Jumat, 6 Februari 2026, pukul 10.00 Wita.
Dokumentasi Paroki St. Eduardus Watunggong
Watunggong — Gereja Paroki St.
Eduardus Watunggong menggelar Misa Pelajar yang bertepatan dengan Jumat Pertama
pada Jumat, 6 Februari 2026, pukul 10.00 Wita. Perayaan Ekaristi ini
berlangsung khidmat di Gereja Paroki St. Eduardus Watunggong dan menjadi ungkapan
devosi kepada Hati Kudus Yesus sekaligus bentuk dukungan spiritual bagi para
pelajar di wilayah paroki tersebut.
Misa ini dipimpin oleh Vikaris
Parokial St. Eduardus Watunggong, RD. Agustinus Kiven. Dalam khotbahnya, RD.
Agustinus Kiven mengingatkan para pelajar akan sejarah Devosi Jumat Pertama
yang diperkenalkan oleh Santa Maria Margareta de Alacoque. Ia menegaskan bahwa
devosi ini merupakan undangan Yesus sendiri agar umat beriman semakin
menghayati kasih Yesus yang terpancar dari Hati Kudus-Nya.
Lebih lanjut, RD. Agustinus Kiven
menjelaskan arti penting penghormatan terhadap Hati Kudus Yesus yang secara
khusus diwujudkan pada setiap hari Jumat, terutama pada setiap Jumat Pertama
dalam bulan. Ia juga menyampaikan janji-janji Yesus kepada mereka yang dengan
setia menghormati Hati Kudus-Nya, seraya mengajak para pelajar untuk
menumbuhkan iman, ketekunan doa, serta hidup yang selaras dengan nilai-nilai
Injil dalam keseharian mereka.
Perayaan Misa Jumat Pertama ini dihadiri
oleh para siswa dan siswi dari dua lembaga pendidikan, yakni SMPN 1 Sambi
Rambas dan SMAN 1 Sambi Rampas. Kehadiran para pelajar memberikan suasana
tersendiri dalam perayaan Ekaristi, yang secara khusus ditujukan untuk
meneguhkan iman dan kehidupan rohani generasi muda.
Tugas-tugas liturgi ditanggung oleh
keluarga besar SMPN 1 Sambi Rampas. Keterlibatan para pelajar dan tenaga
pendidik dalam liturgi menjadi wujud partisipasi aktif umat, khususnya dunia
pendidikan, dalam kehidupan menggereja.
Melalui Misa Pelajar dan Jumat
Pertama ini, Paroki St. Eduardus Watunggong berharap para pelajar semakin
dikuatkan secara rohani dan mampu menjadi pribadi-pribadi yang beriman,
berkarakter, serta membawa semangat kasih Hati Kudus Yesus di lingkungan
sekolah, keluarga, dan masyarakat.