
Musik liturgi Katolik merupakan musik suci yang menyatu dengan perayaan ekaristi/ibadat, berfungsi memuliakan Allah, dan menyucikan umat. Ciri utamanya adalah sakral, indah, sesuai tata gerak liturgi, dan diutamakan untuk membantu doa bersama. Nyanyian liturgi berbeda dengan lagu rohani biasa karena terikat pada teks dan ritus liturgi.
Suasana khidmat dan penuh devosi menyelimuti Gereja Paroki St. Eduardus Watunggong pada Rabu, 25 Maret 2026 pukul 10.00 WITA, saat Komunitas Legio Maria Kuria Watunggong merayakan Misa Acies.
Melalui pelaksanaan Misa Alam ini, OMK St. Eduardus Watunggong menunjukkan kerinduan mereka untuk semakin dekat dengan alam sekaligus menyadari kebesaran Tuhan yang nyata dalam seluruh ciptaan. Kegiatan ini menjadi wujud iman yang hidup, yang tidak hanya dirayakan dalam liturgi, tetapi juga diwujudkan dalam kepedulian terhadap lingkungan dan kebersamaan.
Umat Katolik Paroki St Eduardus Watunggong mengikuti misa inkulturasi Minggu Ketiga dengan penuh sukacita dan mengenakan busana khas Manggarai sebagai identitas yang menyatu dalam liturgi sehingga membuat perayaan menjadi lebih meriah, indah namun khusuk dan khidmat karena seluruh perayaan dari doa, bacaan sabda, homili hingga nyanyian semua dalam bahasa Manggarai.
Gereja Paroki St. Eduardus Watunggong menggelar Misa Pelajar yang bertepatan dengan Jumat Pertama pada Jumat, 6 Februari 2026, pukul 10.00 Wita.
Bulan Rosario tahun 2025 menjadi sebuah moment bersejarah karena umat Allah Paroki St Eduardus Watunggong Congkar-Manggarai Timur, NTT berziarah bersama bunda Maria mengunjungi seluruh wilayah Paroki dan disempurnakan dengan perayaan Ekaristi Kudus sebagai ungkapan syukur, terimakasih dan mempererat persaudaraan dan kekeluargaan antar umat dan sesama serta lebih dekat dan makin mencintai bunda Maria.