
Tidak hanya bantuan fisik, momen kunjungan kasih ini juga disempurnakan dengan perayaan Misa Kudus dan pemberkatan yang dilaksanakan tepat di lokasi kejadian. Perayaan ini menjadi sumber kekuatan rohani, tempat keluarga korban menuangkan doa dan harapan, serta menerima kekuatan baru untuk bangkit kembali dari keterpurukan.
Foto kunjungan kasih dari Paroki St Eduardus Watunggong kepada keluarga Bapak Lasarus Dalus yang mengalami musibah kebakaran rumah sekaligus misa peneguhan
Kebakaran rumah yang menimpa keluarga Bapak Lasarus Dalus di lingkungan KBG St. Sisilia, Tana Wara, pada Senin, 1 Juni 2026 pukul 15.00 WITA, meninggalkan duka dan kerugian besar. Peristiwa ini terjadi saat seluruh anggota keluarga sedang tidak berada di rumah sehingga tidak ada korban jiwa, namun seluruh isi rumah dan bangunan hancur dilalap api.
Merespons musibah tersebut, Paroki St. Eduardus Watunggong segera melakukan kunjungan kasih sebagai wujud kebersamaan dan belas kasih. Kunjungan dipimpin oleh Pastor Rekan RD Agustinus Fransiskus Naring Kiven yang mewakili Pastor Paroki, didampingi oleh pengurus Dewan Keuangan Paroki (DKP) serta pelindung dan penasihat paroki. Rombongan hadir tidak hanya membawa bantuan materi tetapi juga doa dan semangat untuk meneguhkan hati keluarga yang sedang bersedih.
Dalam sambutannya, RD Agustinus Fransiskus Naring Kiven menyampaikan pesan penghiburan yang mendalam. “Kami hadir membawa wajah Allah, hadir sebagai bentuk belas rasa serta untuk meneguhkan keluarga ini,” ujarnya dengan penuh kehangatan.
Beliau juga menyampaikan makna di balik setiap peristiwa sulit yang dialami umat. “Setiap kita, setiap keluarga pasti selalu dihadapkan pada tantangan. Namun di balik tantangan dan kesulitan yang ada, Tuhan selalu punya rencana indah agar kita bisa memulai sesuatu yang lebih baik dan lebih bermakna. Tuhan mengajarkan kita untuk belajar berproses dalam hal apapun. Situasi sulit ini tentu membawa kesedihan tetapi kita perlu menyadari bahwa di balik peristiwa yang berat ini akan lahir sesuatu yang baru. Jika satu pintu tertutup, pintu yang lain pasti akan dibukakan oleh-Nya.”
“Kehadiran kami hari ini adalah bukti bahwa keluarga ini tidak berjalan sendiri, ada kami, ada keluarga besar paroki dan di atas segalanya ada kasih Allah yang senantiasa menyertai,” tambahnya lagi.
Dalam kesempatan tersebut, penyerahan tanda kasih dari paroki berupa peralatan dapur dan bantuan uang diserahkan secara simbolis oleh Ketua DKP, Bapak Gabriel Goang, kepada Bapak Lasarus Dalus. Selain bantuan dari pihak paroki, keluarga korban juga menerima bantuan berupa spon tempat tidur yang disumbangkan oleh keluarga Bapak Vigilius Brian Risanto, pemilik Toko Gemilang Matamoro Watunggong. Bantuan ini menjadi bukti nyata kepedulian dan semangat gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat dan umat beriman.
Tidak hanya bantuan fisik, momen kunjungan kasih ini juga disempurnakan dengan perayaan Misa Kudus dan pemberkatan yang dilaksanakan tepat di lokasi kejadian. Perayaan ini menjadi sumber kekuatan rohani, tempat keluarga korban menuangkan doa dan harapan, serta menerima kekuatan baru untuk bangkit kembali dari keterpurukan.
Keluarga Bapak Lasarus Dalus menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas segala perhatian, doa dan bantuan yang telah diberikan. Mereka merasa tidak sendirian dalam menghadapi cobaan ini dan berharap dapat segera bangkit serta membangun kembali kehidupan yang lebih baik dengan dukungan dan doa dari semua pihak.
Kunjungan kasih ini menjadi contoh nyata bahwa kasih persaudaraan dan kebersamaan menjadi kekuatan terbesar untuk mengubah kesedihan menjadi harapan serta kerugian menjadi awal dari perjalanan yang lebih indah sesuai dengan rencana Tuhan.***