
Tuhan tidak memilih yang sempurna karena Ia bisa menyempurnakan yang Ia pilih. Ia memilih dan mengutus kita yang tak berarti agar kita percaya pada penyelenggaraan-Nya.
(Retrieved from https://gkipi.org/perihal-pemanggilan-12-murid-rasul-yesus)
Hari Biasa Pekan II
Jumat, 23 Januari 2026
Bacaan:
1 Sam. 24:3-21;
Mzm. 57:2.3-4.6.11;
Mrk. 3:13-19
Tuhan yang Memilih
Sobat-sobat Gaung yang terkasih
Bacaan injil hari ini
memberikan catatan singkat tentang panggilan serta misi dari para rasul yang
dipilih secara langsung oleh Yesus. Yesus memilih orang-orang sederhana untuk
menjadi rasul. Kebanyakan dari mereka adalah para nelayan yang tidak punya
status sosial yang tinggi, tak punya pengaruh, dan tak punya pengetahuan yang
memadai tentang agama dan politik. Selain nelayan, komposisi para rasul juga
dihuni oleh orang-orang “aneh”, seperti Matius si pemungut cukai dan Simon
orang Zelot, anggota militan Israel yang memberontak terhadap kekaisaran Romawi.
Keanggotaan para rasul yang
dihuni oleh orang-orang sederhana menjadi bukti dari keagungan dan kebesaran
kuasa Allah. Tuhan sengaja memilih yang sederhana karena Ia bisa menjadikan
sesuatu yang luar biasa dari hal-hal yang kelihatannya kecil. Tuhan tidak
memilih yang sempurna karena Ia bisa menyempurnakan yang Ia pilih. Ia memilih dan
mengutus kita yang tak berarti agar kita percaya pada penyelenggaraan-Nya. Bagi
Dia, dosa dan kelemahan manusiawi bukan halangan untuk melaksanakan karya-Nya.
Sebab, kuasa ilahi-Nya melampaui semua keterbatasan insani.
Mari kita tetap percaya pada
kuasa-Nya. Jangan biarkan dosa masa lalu dan keterbatasan mengaburkan pandangan
kita kepada kuasa Allah yang maharahim. Sebagaimana Ia telah memanggil para
rasul yang lemah dan berdosa, Ia juga akan memanggil dan mengutus kita untuk
menjadi pewarta keselamatan-Nya.