Siswa Kelas XI Seminari St. Pius XII Kisol Meriahkan Perayaan Hari Raya Pentekosta di Paroki St. Eduardus Watunggong

Nyanyian para seminaris mampu menghantar seluruh umat yang hadir untuk masuk dan menyelami makna mendalam dari peristiwa turunnya Roh Kudus, menghadirkan suasana surgawi yang mempersatukan hati semua orang yang beriman. Umat yang hadir pun tampak sangat menikmati dan terhanyut dalam keindahan lantunan lagu-lagu tersebut, yang mengangkat semangat iman dan sukacita kebangkitan.

Kolase foto perayaan Ekaristi dan tanggungan liturgi oleh Siswa Seminari St Pius XII Kisol

Perayaan Ekaristi Hari Raya Pentekosta di Paroki St. Eduardus Watunggong berlangsung dengan penuh sukacita, semangat, dan kemeriahan istimewa pada Minggu, 24 Mei 2026 lalu.

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Romo Milin, dan suasana ibadah menjadi semakin hidup serta khidmat berkat partisipasi aktif dan penampilan istimewa dari para siswa kelas XI Seminari St. Pius XII Kisol yang bertugas melayani dalam berbagai tugas liturgi.

Kehadiran para seminaris membawa warna tersendiri dalam perayaan hari raya ini. Mereka tidak hanya hadir sebagai umat, tetapi terlibat langsung sebagai pelayan liturgi yang handal. Sebagian dari mereka bertugas sebagai lektor yang membacakan Sabda Tuhan dengan jelas dan penuh penghayatan, sementara yang lain bertugas sebagai pembawa mazmur tanggapan, yang mampu menyampaikan nyanyian mazmur dengan indah dan menyentuh hati umat yang hadir.

Salah satu sorotan utama dan yang paling dinanti adalah penampakan paduan suara yang dibawakan oleh para seminaris. Mereka membawakan lagu-lagu liturgi dengan kualitas yang sangat baik, megah, indah dan meriah, seolah-olah melambangkan tiupan angin kencang dan lidah-lidah api yang turun pada hari Pentekosta. Dukungan alat musik yang lengkap dimainkan dengan sangat lincah, memadukan melodi dan irama yang menawan, sehingga setiap nyanyian terasa hidup dan berirama indah.

Lagu-lagu yang dinyanyikan bukan sekadar penampilan seni, melainkan sarana doa yang kuat. Nyanyian para seminaris mampu menghantar seluruh umat yang hadir untuk masuk dan menyelami makna mendalam dari peristiwa turunnya Roh Kudus, menghadirkan suasana surgawi yang mempersatukan hati semua orang yang beriman. Umat yang hadir pun tampak sangat menikmati dan terhanyut dalam keindahan lantunan lagu-lagu tersebut, yang mengangkat semangat iman dan sukacita kebangkitan.

Selain para seminaris, kelancaran dan kemeriahan perayaan Ekaristi ini juga didukung oleh pelayanan dari umat setempat. Tugas misdinar dilaksanakan oleh para anggota Sekolah Minggu Remaja (SEKAR) Watunggong yang melayani dengan tertib dan penuh tanggung jawab. Koor menjadi lebih lengkap dan penuh makna membuat suasana semakin berwarna dengan penampilan tarian oleh para remaja SEKAR Watunggong, menambah keindahan dan rasa syukur atas karunia Roh Kudus yang dicurahkan kepada Gereja.

Dalam homilinya, Romo Milin menyampaikan pesan tentang pentingnya menerima dan menghidupi karunia Roh Kudus dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana yang dirayakan pada Hari Raya Pentekosta. Beliau juga mengapresiasi keterlibatan para seminaris serta umat Paroki St. Eduardus Watunggong yang telah bekerja sama dengan baik demi kelancaran dan kekhidmatan perayaan ini.

Perayaan Hari Raya Pentekosta tahun ini menjadi momen yang tak terlupakan, membuktikan bahwa kerjasama, bakat, dan semangat melayani dari para calon pemimpin Gereja dan umat awam dapat bersatu untuk memuliakan Tuhan dan membangun persaudaraan yang erat di dalam kasih Kristus.***

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT