Puasa: Perjumpaan dan Pembaruan

Yesus mau agar puasa kita tidak sekadar menjadi sebuah rutinitas belaka. Puasa yang benar mengandaikan kita mengalami perjumpaan bersama Dia dan mengalami pembaruan di dalam Dia.

(Retrieved from https://catatanseorangofs.wordpress.com/2022/03/03/mengapa-murid-murid-yesus-tidak-berpuasa-2)

Hari Biasa Pekan Kedua

Senin, 19 Januari 2026

Bacaan:

1 Sam. 15:16-23;

Mzm. 50:8-9.16bc-17.21.23;

Mrk. 2:18-22

Puasa: Perjumpaan dan Pembaruan

Sobat-sobat Gaung yang terkasih

Injil hari ini berisikan narasi tentang jawaban Yesus tentang alasan murid-murid-Nya tidak berpuasa, sedangkan murid-murid Yohanes Pembaptis berpuasa. Yesus menjawab pertanyaan ini dengan menggunakan tiga metafora, yaitu “sahabat-sahabat pengantin pria”, “pakaian tua yang ditambal”, dan “kantung kulit anggur”.

Yesus menyampaikan metafora “sahabat-sahabat pengantin pria” untuk menegaskan bahwa puasa dilaksanakan sejauh diperlukan. Puasa dilakukan saat kita melakukan dosa atau saat persatuan kita dengan Kristus  mulai memudar karena kita menjadi candu terhadap kecenderungan dan kebiasaan jahat. Dengan kata lain, puasa diadakan untuk mendekatkan diri  kita kepada Tuhan – mengalami perjumpaan dengan Tuhan – bukan  sekadar untuk “menarik perhatian atau pujian orang lain yang melihat”.

Yesus kemudian menyampaikan dua metafora lainnya agar para pendengar-Nya memiliki keterbukaan untuk menerima ajaran baru yang disampaikan Yesus. Hal ini dikarenakan ajaran Yesus sering kali bertentangan dan berseberangan dengan pandangan tradisional yang berlaku di tengah kalangan orang Yahudi. Yesus pun menantang kita untuk terbuka terhadap pembaruan agar kita dapat menerima rahmat-Nya dan mampu memantulkan cinta, belas kasihan, dan pengampunan terhadap sesama. Yesus mau agar puasa kita tidak sekadar menjadi sebuah rutinitas belaka. Puasa yang benar mengandaikan kita mengalami perjumpaan bersama Dia dan mengalami pembaruan di dalam Dia.

 

#inspirasi
SHARE :
Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT