
Pesta Yesus dipersembahkan di Kanisah mengingatkan kita – para orang Katolik – bahwa persembahan yang purna adalah penyerahan seluruh hidup kita pada rencana Tuhan. Pesta ini juga mengajak kita untuk mengingat kembali bahwa kita sebenarnya sudah dipersembahkan kepada Tuhan melalui baptisan yang kita terima.
(Retrieved from https://heypasjon.com/yesus-dipersembahkan-di-kenisah)
Pesta Yesus Dipersembahkan di Kanisah
Senin, 2 Februari 2026
Bacaan:
Mal. 3:1-4;
Ibr. 2:14-18;
Luk. 2:22-40
Persembahan pada
Tuhan
Sobat-sobat Gaung yang terkasih
Gereja merayakan Pesta Yesus dipersembahkan di Bait
Allah. Pesta ini memperingati praktik dalam masyarakat Yahudi, yaitu pemurnian
seorang ibu setelah melahirkan dan aktus mempersembahkan anak dalam Kanisah
Kudus. Praktik ini diatur dalam Hukum atau Taurat Musa. Taurat Musa menekankan,
karena setiap anak lelaki Yahudi adalah milik Yahweh, para orangtua harus menebus atau “membeli”
mereka kembali dengan mempersembahkan korban. Sebagai tambahan, setiap ibu
harus dimurnikan setelah melahirkan dengan
mendaraskan doa dan mempersembahkan kurban domba (atau dua ekor anak
burung merpati untuk orang miskin) di Bait Suci.
Pesta Yesus dipersembahkan di Kanisah
mengingatkan kita – para orang Katolik – bahwa persembahan yang purna adalah
penyerahan seluruh hidup kita pada rencana Tuhan. Pesta ini juga mengajak kita
untuk mengingat kembali bahwa kita sebenarnya sudah dipersembahkan kepada Tuhan
melalui baptisan yang kita terima. Ia juga menjadi pengingat bahwa Yesus pada
akhirnya akan mempersembahkan diri-Nya sebagai korban di atas salib demi
keselamatan umat manusia.
Mari kita juga mempersembahkan diri kita pada Tuhan.
Mari kita juga menyadari identitas kita sebagai orang-orang yang sudah
dikuduskan oleh Tuhan dan dipanggil untuk senantiasa hidup dalam kekudusan
dengan membiasakan hidup doa serta mendedikasikan diri untuk melakukan hal-hal
yang bermanfaat bagi sesama.