Orang Muda Katolik Watunggong Tampar Nurani Penguasa dengan Keruk Air dan Perbaiki Badan Jalan Rusak di Ibu Kota Kecamatan Congkar

Aksi mengeruk air sontak menjadi perhatian warga yang melintasi jalan tersebut. Mereka mengungkapkan apresiasi dan terimakasih dengan caranya masing-masing atas niat OMK untuk mengeringkan air di kubangan badan jalan umum yang mungkin tidak secara langsung menampar nurani para pemegang wewenang yang setiap hari melewati jalur itu tapi terkesan diam.

Kolase foto kegiatan mengeruk air di badan jalan rusak oleh Orang Muda Katolik St Eduardus Watunggong, Congkar Manggarai Timur

Kondisi jalan di Watunggong,  Ibukota Kecamatan Congkar nyaris rusak di hampir semua titik.

Sejak dibuat lapisan pengeras (lapen) pada tahun 2021, jalan tersebut mengalami kerusakan karena tidak ada drainase yang menjadi jalur air.

Jalan yang rusak tersebut selain karena jalur yang sempit juga karena aliran air yang melewati badan jalan. Hal itu membuat aspal terkelupas dan meninggalkan kubangan yang dipenuhi air jika musin hujan.

Melihat kendisi tersebut, Orang Muda Katolik (OMK) St. Eduardus Watunggong berinisiatif untuk melakukan sesuatu, membuat aksi nyata mengeruk air di badan jalan yang rusak dan menutupi dengan batu dan pasir.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Senin, 30 Maret 2026 tersebut selain sebagai aksi atas keprihatinan terlebih untuk melakukan aksinnyata dari rencana tindak lanjut katekese APP dan Tahun Sinodal IV Keuskupan Ruteng yang telah mereka buat.

Sebagai informasi, OMK Watunggong selama masa Prapaskah dan Puasa telah mengisinya dengan beragam kegiatan termasuk misa alam sebagai bentuk nyata dari pemaknaan puasa dan pantang. 

Semangat berkarya yang sedang bertumbuh dan berkembang di dalam komunitas OMK Watunggong membuat semua rencana dan rancangan kegiatan hampir terlaksana.

Aksi mengeruk air sontak menjadi perhatian warga yang melintasi jalan tersebut. Mereka mengungkapkan apresiasi dan terimakasih dengan caranya masing-masing atas niat OMK untuk mengeringkan air di kubangan badan jalan umum.

Meski panas menyengat, semangat OMK Watunggong tak surut, mereka dengan tekun dan sekali-sekali berkelakar sambil mengeruk air hingga tuntas.

Aksi tersebut tidak secara langsung "menampar nurani" penguasa atau para pemegang wewenang yang saban hari melewati jalur tersebut namun terkesan diam.

Semoga OMK Watunggong tetap sehat dan terus semangat dalam berkarya dan berbuat baik.

Tetap dan terus nyalakan api semangat berkaryadalam komunitasmu OMK Watunggong. Tunjukkan pada dunia bahwa kamu pasti dan selalu bisa!***






Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT