Mulai dari Hal Kecil

Yesus pun mengundang kita untuk menjadi seperti biji sesawi. Menjadi seperti biji sesawi berarti menjadi pribadi yang menyadari kesederhanaan diri dan senantiasa mengandalkan Tuhan.

(Retrieved from https://seminarimertoyudan.sch.id/bertekun-dalam-pertumbuhan)

Hari Biasa Pekan III

Jumat, 30 Januari  2026

Bacaan:

2 Sam. 11:1-2.4abd.5-10a.13-17;

Mzm. 51:3-7.10-11;

Mrk. 4:26-34

Mulai dari Hal Kecil

Sobat-sobat Gaung yang terkasih

Hal-hal yang besar dan luar biasa umumnya tidak muncul dari proses yang singkat dan tidak lahir dari kerja yang setengah-setengah. Semuanya bermula dari hal-hal kecil yang remeh atau kebiasaan-kebiasaan sederhana yang kelihatannya sepele.

Hal yang sama berlaku pula bagi proses pertumbuhan dan perkembangan Kerajaan Allah. Kehadiran Kerajaan Allah di tengah-tengah kita tidak selalu dirasakan dan diwujudkan melalui peristiwa-peristiwa atau tanda-tanda heran yang menggemparkan. Sebaliknya, ia lebih banyak hadir dalam keseharian kita yang amat biasa. Hal ini dibenarkan oleh Yesus – yang dalam injil hari ini – mengumpamakan Kerajaan Allah seperti biji sesawi. Biji sesawi adalah benih terkecil dari semua jenis tetumbuhan. Namun, ia bisa bertumbuh menjadi pohon besar dengan dahan-dahan yang kokoh.

Yesus pun mengundang kita untuk menjadi seperti biji sesawi. Menjadi seperti biji sesawi berarti menjadi pribadi yang menyadari kesederhanaan diri dan senantiasa mengandalkan Tuhan. Menjadi seperti biji sesawi tidak berarti menjadi pribadi yang rendah diri. Sebaliknya, ia adalah suatu pernyataan sikap dan komitmen dalam diri untuk menyadari dan menemukan Allah dalam ritme yang biasa; melakukan hal-hal sederhana dengan hati yang besar; dan untuk menampakkan kehadiran-Nya melalui kebaikan-kebaikan sederhana yang bisa kita lakukan.

#inspirasi
SHARE :
Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT