Misi Belas Kasih

Para rasul memang mengalami pengalaman transformatif melalui kuasa mengajar, menyembuhkan, dan mengusir setan yang diberikan Yesus pada mereka. Namun, Yesus ingin agar para rasul menyadari bahwa dasar dari semua pelayanan itu adalah belas kasih.

(Retrieved from https://catatanseorangofs.wordpress.com/2019/02/08/beristirahat-dalam-tuhan)

Hari Biasa Pekan Biasa IV

Jumat, 7 Februari 2026

Bacaan:

1 Raj. 3:4-13

Mzm. 119:9.10.11.12.13.14

Mrk. 6:30-34

Misi Belas Kasih

Sobat-sobat Gaung yang terkasih

Injil hari ini menceritakan kepulangan para rasul dari pelayanan mereka. Yesus menyadari para rasul mengalami kelelahan. Ia mengajak mereka untuk mengambil waktu istirahat dan mendengarkan pengalaman pelayanan mereka.

Waktu istirahat ini kemudian “terganggu” oleh orang-orang yang mencari Yesus. Alih-alih gelisah karena takut kehilangan waktu istirahat, Yesus pergi untuk menyapa umat-Nya yang “seperti domba tanpa gembala”. Ini adalah pelajaran lanjutan yang diberikan Yesus kepada para rasul-Nya.

Para rasul memang mengalami pengalaman transformatif melalui kuasa mengajar, menyembuhkan, dan mengusir setan yang diberikan Yesus pada mereka. Namun, Yesus ingin agar para rasul menyadari bahwa dasar dari semua pelayanan itu adalah belas kasih. Misi mereka bukanlah untuk memenuhi kepentingan mereka sendiri atau untuk mengagumi otoritas ilahi yang mereka gunakan dalam pelayanan. Misi adalah tentang belas kasih kepada umat Allah.

Yesus juga mempercayakan misi belas kasih-Nya kepada kita. Kita harus menjalankannya dengan semangat yang sudah ditunjukkan Yesus dalam pelayanan-Nya. Meskipun wajar untuk merasa lelah dan mencari istirahat, kita tetap perlu maju untuk melayani sesama dengan meniru kasih Yesus yang tanpa pamrih. Dengan kata lain, misi kita harus selalu mencerminkan kasih Yesus bagi semua orang.

#inspirasi
SHARE :
Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT