Menjadi Air Hidup

Yesus sendiri menegaskan diri-Nya sebagai Sumber dari Air Hidup. Yesus juga mengatakan bahwa setiap orang yang percaya kepada-Nya akan mendapatkan hidup.

(Retrieved from https://www.rainbowtoken.com/the-clever-samaritan-woman-recognized-jesus-messiah.html)

Hari Minggu Prapaskah III

Minggu, 8 Maret 2026

Bacaan:

Kel. 17:3-7

Mzm. 95:1-2.6-7.8-9

Rm. 5:1-2.5-8

Yoh. 4:5-42

“Menjadi Air Hidup”

Sobat-sobat Gaung yang terkasih

Air menjadi komponen penting bagi setiap bentuk kehidupan. Namun, keberadaannya sering kali tidak disadari dan bahkan tidak dihargai. Hal serupa juga terjadi pada Tuhan. Dalam bacaan pertama dikisahkan tentang orang-orang Israel yang mengeluh kepada Musa karena mereka kekurangan air. Mereka bahkan menuding Musa sengaja menggiring mereka untuk mati kehausan di Padang Gurun. Dengan bertindak demikian, mereka sebenarnya telah menolak Tuhan yang selama ini sudah menyertai mereka.

Paulus pun mengingatkan kita melalui suratnya kepada jemaat di Roma akan kemahakuasaan Tuhan. Paulus menegaskan kasih Tuhan bagi manusia amat luar biasa dan tiada terbatas. Ia bahkan merelakan Putra-Nya sendiri menjadi korban penebusan bagi dosa-dosa kita. Karena sengsara Putra-Nya, Yesus Kristus, kita bisa hidup sebagai anak-anak-Nya.

Yesus sendiri menegaskan diri-Nya sebagai Sumber dari Air Hidup. Yesus juga mengatakan bahwa setiap orang yang percaya kepada-Nya akan mendapatkan hidup. Yesus tidak memilah-milah atau membeda-bedakan orang. Ia menjangkau semua pribadi, bahkan yang diasingkan atau dianggap kafir sekalipun.

Kita pun diundang-Nya untuk melakukan hal yang sama. Setiap kita yang mengimani Yesus mesti mengupayakan perdamaian atau rekonsiliasi sebagaimana Yesus yang juga berjuang untuk mempersatukan semua kita. Tuhan mengalirkan rahmat kehidupan kepada kita agar kita mengalami persatuan, bukan perselisihan.

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT