
Untuk bisa mengarahkan orang lain, kita tidak perlu menjadi hebat dan luar biasa. Selama kita dekat dengan Tuhan dan peduli pada keselamatan orang lain, kita akan bisa menemukan cara untuk membantu sesama kita untuk sampai pada Tuhan.
(Retrieved from https://graceuncovered.org/leading-people-to-christ-made-natural-easy-and-fun)
Hari Biasa Pekan I
Rabu, 14 Januari 2026
Bacaan:
1 Sam.
3:1-10.19-20;
Mzm.
40:2.5.7-8a.8b-9.10;
Mrk. 1:29-39
Jadi Pengarah
Sobat-sobat Gaung yang terkasih
Tuhan senantiasa mau dekat dengan umat-Nya. Hanya
saja, setiap orang punya kesempatan dan cara yang berbeda untuk dekat dengan
Tuhan. Untuk orang-orang yang hidup dalam lingkungan agamis, mendekatkan diri
pada Tuhan mungkin bukan perkara pelik. Lain halnya dengan orang-orang yang
sama sekali tidak dididik dan dibesarkan dalam lingkungan yang mengenal dan
menghargai Tuhan. Untuk orang-orang yang terakhir ini, Tuhan tidak bekerja
sendirian. Ia mengundang kita untuk mengarahkan orang-orang ini untuk datang
kepada-Nya.
Perihal “menjadi pengarah” secara tersirat telah
tersimpul dalam bacaan-bacaan hari ini. Dalam bacaan pertama, Eli yang sudah
rabun dan uzur bisa menuntun Samuel untuk mengenal suara Tuhan. Berkat Eli,
Samuel mampu menyadari panggilan kenabian dalam dirinya. Dalam bacaan Injil,
murid-murid mempertemukan Yesus dengan ibu mertua Petrus. Perjumpaan ini
kemudian mendatangkan berkat kesembuhan bagi ibu mertua Petrus.
Kisah-kisah ini mengingatkan tugas kita untuk
mengarahkan orang lain untuk bisa mengalami Tuhan dalam hidup. Untuk bisa
mengarahkan orang lain, kita tidak perlu menjadi hebat dan luar biasa. Selama
kita dekat dengan Tuhan dan peduli pada keselamatan orang lain, kita akan bisa
menemukan cara untuk membantu sesama kita untuk sampai pada Tuhan.