Ibadah Sejati

Yesus tidak ingin kita, para pengikut-Nya, terjebak dalam praktik hidup agama seperti ini. Dia ingin agar kita tetap menjadi pribadi-pribadi yang rendah hati; yang bisa memperhatikan dan melayani orang-orang yang kalah-tersingkir; serta menjadi penjaga bagi nilai-nilai kebenaran. Inilah ibadah yang sejati!

(Retrieved from https://pelitaimankatolik.blogspot.com/2014/03/renungan-harian-selasa-18-maret-2014.html)

Hari Biasa Pekan Prapaskah II

Selasa, 3 Maret 2026

Bacaan:

Yes. 1:10.16-20

Mzm. 50:8-9.16bc-17.21.23

Mat. 23:1-12

“Ibadah Sejati”

Sobat-sobat Gaung yang terkasih

Yesus sudah sering diserang oleh para pemimpin agama Israel yang menaruh cemburu dan menolak-Nya sebagai Mesias. Yesus merespon serangan mereka di hadapan publik dengan menyampaikan kebenaran. Yesus – pada kadar tertentu – sengaja merendahkan mereka agar mereka mau merubah akhlak dan praktik keagamaan mereka.

Yesus mengkritik para pemimpin agama Israel ini karena mereka sering membebankan orang-orang awam dengan aturan-aturan yang tidak wajar. Yesus juga mencela mereka karena mereka tidak menerapkan ajaran-ajaran yang telah mereka ajarkan kepada umat Israel. Mereka tidak mempunyai integritas dan tidak mampu mempraktikan keadilan, belas kasih, dan pengampunan. Tindakan keagamaan mereka pada umumnya tidak lebih dari sekadar topeng atau cadar yang dipakai untuk mendapat keuntungan, mendulang perhatian, dan menarik pujian.

Yesus tidak ingin kita, para pengikut-Nya, terjebak dalam praktik hidup agama seperti ini. Dia ingin agar kita tetap menjadi pribadi-pribadi yang rendah hati; yang bisa memperhatikan dan melayani orang-orang yang kalah-tersingkir; serta menjadi penjaga bagi nilai-nilai kebenaran. Inilah ibadah yang sejati!

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT