
Distraksi adalah situasi yang dalamnya seseorang tidak terfokus atau terganggu pikirannya karena sesuatu yang lain. Mari kita juga mohon kekuatan-Nya supaya kita bisa membendung serta mengatasi distraksi-distraksi yang muncul dalam ziarah hidup kita.
(Retrieved from https://seminarimertoyudan.sch.id/pertolongan-tuhan-datang-pada-waktunya)
Hari Biasa Sesudah
Penampakan Tuhan
Rabu, 7 Januari 2026
Bacaan:
1 Yoh. 4:11-18;
Mzm.
72:1-2.10-11.12-13;
Mrk. 6:45-52
Sobat-sobat Gaung yang terkasih
Dalam hidup, kita kerap berhadapan dengan distraksi.
Distraksi adalah situasi yang dalamnya seseorang tidak terfokus atau terganggu
pikirannya karena sesuatu yang lain. Distraksi bisa dialami oleh semua orang,
bahkan termasuk orang-orang yang dipilih dan diutus oleh Tuhan.
Hal ini ditampilkan oleh Markus dalam perikop injilnya
hari ini. Penginjil Markus menampilkan para murid Yesus yang mengalami
distraksi. Distraksi ini muncul dalam dua bentuk, yaitu pandangan yang keliru
tentang Yesus dan perasaan takut. Setelah menyaksikan peristiwa penggandaan
roti, para murid dan banyak orang berencana mengangkat Yesus menjadi pemimpin
pemberontakan melawan penjajah Romawi. Pandangan ini keliru sebab Yesus datang
bukan sebagai pemimpin politik tetapi sebagai juru selamat yang membebaskan
manusia dari dosa. Tahu akan hal ini, Yesus mengajak para murid-Nya untuk menyingkir
ke tempat yang lain. Yesus sendiri pergi ke sebuah bukit untu berdoa, sedangkan
para murid berlayar ke Betsaida. Dalam pelayaran, para murid harus berhadapan
dengan angin sakal. Karena takut, mereka tidak menyadari kehadiran Yesus dan
bahkan sempat menganggap-Nya hantu.
Sebagaimana para rasul, kita juga acap kali mengalami
distraksi ketika badai kehidupan menghantam kita. Karena takut dan hidup tidak
sesuai harapan, kita cenderung mengalihkan pandangan kita dari Tuhan. Mari kita
berdoa untuk memohon rahmat-Nya agar kita sekalian dimampukan untuk menyadari
hal-hal yang bisa menjauhkan kita dari Dia. Mari kita juga mohon kekuatan-Nya
supaya kita bisa membendung serta mengatasi distraksi-distraksi yang muncul
dalam ziarah hidup kita.
Mari tetap memandang Tuhan, baik maupun tidak baik
situasi hidup kita!