Aturan: Pelayan Hidup

Aturan tidak hanya memastikan keteraturan hidup bersama. Aturan juga harus bisa menjamin semua manusia hidup layak, baik, dan aman di balik keteraturan itu.

(Retrieved from https://translate.google.com/translate?u=https://www.jesuswalk.com/john/11_bethesda.htm&hl=id&sl=en&tl=id&client=imgs)

Hari Biasa Pekan Prapaskah IV

Selasa, 17 Maret 2026

Bacaan:

Yeh. 47:1-9.12

Mzm. 46:2-3.5-6.8-9

Yoh. 5:1-3a.5-16

“Aturan: Pelayan Hidup”

 

Sobat-sobat GAUNG yang terkasih

Yehezkiel mendapat penglihatan tentang Bait Suci yang mengalirkan air kehidupan. Penglihatan ini bukan saja ramalan terkait pembangunan Bait Suci baru pasca pembuangan Babel. Lebih dari itu, penglihatan ini adalah penegasan akan Allah yang merupakan pusat dan sumber hidup ciptaan. Allah tidak hanya menciptakan kehidupan. Ia juga menjamin kelangsungannya. Pemazmur juga mengingatkan ini kala ia menyebut Tuhan sebagai benteng dan tempat perlindungan.

Tuhan juga memanggil kita untuk memelihara hidup. Dalam komunitas, upaya menjaga hidup ini biasa kita lakukan dengan menghadirkan dan memberlakukan aturan-aturan yang disepakati bersama. Aturan ada untuk menciptakan keamanan dan menghindarkan komunitas dari kekacauan. Sayangnya, aturan kita tidak selalu sempurna. Aturan bisa salah. Aturan juga bisa dipelintir demi menguntungkan orang tertentu dan merugikan yang lain. Oleh karena itu, aturan harus selalu diteliti, dievaluasi, dan dikoreksi.

Hal inilah yang dilakukan Yesus kala menyembuhkan orang pada hari Sabat. Yesus tentunya tahu aturan hari Sabat dan mau agar hari Sabat dikhususkan untuk Tuhan. Namun, Yesus juga menunjukkan aturan tersebut tidak boleh menghalangi kita untuk memperhatikan sesama.

Yesus mengubah cara pandang kita terhadap aturan. Aturan tidak dibuat demi aturan. Aturan diberlakukan demi menjunjung kemanusiaan. Aturan yang baik adalah aturan yang menggugah hati dan membangkitkan simpati serta penghargaan pada hidup. Ia  harus bisa mengarahkan kita pada tindakan menolak kejahatan, membantu yang lemah, menolong yang susah, serta menopang yang menderita. Aturan tidak hanya memastikan keteraturan hidup bersama. Aturan juga harus bisa menjamin semua manusia hidup layak, baik, dan aman di balik keteraturan itu. Apalah artinya keteraturan ketika kita sengsara di dalamnya?

 

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT