
Hari ini, kita diajak bukan sekadar menjadi pendengar firman, melainkan menjadi tanah yang baik. Tanah yang rela dibajak oleh pertobatan, disiram oleh doa, dan diterangi oleh kasih. Sebab hanya hati yang bersedia diolah akan menghasilkan buah yang memberi kehidupan bagi sesama, meskipun masalah mungkin selalu ada, tetapi damai juga akan tetap hadir atau air mata mungkin masih jatuh, tetapi harapan tidak lagi padam.