
Perjalanan Karitas ke Paroki St. Eduardus Watunggong menjadi sebuah kesaksian sederhana namun kuat: kasih tidak mengenal jalan yang terlalu jauh ketika ada manusia yang harus dijumpai. Dan mungkin, di sanalah makna terdalam Caritas menemukan wajahnya: datang, hadir, mendengarkan, melayani, dan berjalan bersama mereka yang menderita.
Suasana haru menyelimuti momen tersebut. Bapak Lasarus Dalus dan keluarganya tampak sangat terharu hingga meneteskan air mata menerima uluran tangan ini. Ia mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan Keuskupan Ruteng, Bapa Uskup serta jajaran Komisi Caritas Keuskupan atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.
Sepanjang prosesi, Sakramen Mahakudus ditahtakan di dalam monstrans dan dinaungi sebuah kemah sederhana yang dirancang oleh anggota Orang Muda Katolik (OMK) paroki. Para anggota OMK bergotong-royong memikul kemah tersebut sepanjang jalur perarakan sebagai bentuk penghormatan dan penjagaan terhadap Sakramen Mahakudus yang dibawa oleh para imam.
Dengan penuh kekhusyukan, umat berjalan bersama melewati 14 perhentian. Setiap perhentian menceritakan tahapan kisah sengsara Yesus, mulai dari dijatuhi hukuman mati, memikul salib, hingga wafat dan dimakamkan. Suasana terasa sangat hening, khidmat, dan penuh doa, seolah membawa seluruh hadirin kembali menyaksikan peristiwa penebusan dosa tertersebut.
Aksi mengeruk air sontak menjadi perhatian warga yang melintasi jalan tersebut. Mereka mengungkapkan apresiasi dan terimakasih dengan caranya masing-masing atas niat OMK untuk mengeringkan air di kubangan badan jalan umum yang mungkin tidak secara langsung menampar nurani para pemegang wewenang yang setiap hari melewati jalur itu tapi terkesan diam.
Kehidupan kaum muda saat ini tak terlepas dari media sosial, namun hal ini juga sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi kaum muda apakah mereka akan terus berada pada zona pewartaan diri ataukah juga turut mengeksplore dan mewartakan Injil lewat media sosial miliknya. Katekese kali ini mengajak kaum muda untuk lebih bijak menggunakan media sosila dan memotivasi agar mereka setia serta turut menjadi "Influencer Tuhan".