
Mengisi bulan rosario 2025, Orang Muda Katolik St Eduardus Watunggong melakukan aksi pekerjaan telford jalan paroki yang juga menjadi salah bagian dari tindak lanjut hasil workshop dan Weekend yang diselenggarakan Komisi Caritas Keuskupan Ruteng pada tanggal 25 dan 26 Oktober lalu.
Kegiatan workshop dan Weekend Orang Muda Katolik di paroki St Eduardus Watunggong menjadi moment berharga penuh makna karena memberi warna baru yang di dalamnya terdapat beragam materi menarik dan bernas bagi perkembangan dan pengetahun kaum muda Katolik dalam menghadapi situasi dan persoalan dunia yang semakin kompleks.
Komisi Caritas Keuskupan Ruteng mengadakan kegiatan Weekend dan workshop Laudato Si, Perubahan Iklim, Migran dan TPPO bagi Orang Muda Katolik (OMK) paroki St Eduardus Watunggong sebagai salah satu bentuk pembinaan iman kaum muda serta mengajak mereka untuk mengetahui dan mencintai alam, berkoneksi dengan yang lain sebagai satu ciptaan.
Orang Muda Katolik (OMK) St Eduardus Watunggong tampil elegan pada carnaval budaya Festival Golo Curu 2025 dengan berusaha khas Congkar yakni sarung punca titi dan selendang leros yang merupakan identitas orang Congkar Manggarai Timur dan diperkenalkan kepada publik luas agar makin dikenal dan digemari.
Penampilan OMK Watunggong membawakan tarian Irong Ngerit di panggung Festival Golo Curu 2025 sangat baik karena menampilkan tarian berpuasa budaya yakni puasa adat dengan beragam ritus di dalamnya sebagai bentuk cinta dan pelestarian budaya oleh generasi muda.
Bulan Rosario tahun 2025 menjadi sebuah moment bersejarah karena umat Allah Paroki St Eduardus Watunggong Congkar-Manggarai Timur, NTT berziarah bersama bunda Maria mengunjungi seluruh wilayah Paroki dan disempurnakan dengan perayaan Ekaristi Kudus sebagai ungkapan syukur, terimakasih dan mempererat persaudaraan dan kekeluargaan antar umat dan sesama serta lebih dekat dan makin mencintai bunda Maria.