
Nasihat dapat dimaknai sebagai ajaran, petunjuk, anjuran, atau peringatan baik yang bertujuan memberikan panduan, motivasi, atau perbaikan bagi para penerimanya. Dengan kata lain, nasihat bertujuan tulus untuk mendatangkan kebaikan.
Tolok ukur Allah berbeda dengan kita. Bila kita lebih banyak menilai berdasarkan status sosial, Allah menilai kita berdasarkan status iman kita.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa Yesus menerima diri kita apa adanya. Oleh karena itu, kita tidak perlu menunggu sampai kita memiliki motivasi yang benar dan iman yang kuat untuk membawa persoalan-persoalan kita kepada Yesus. Mari kita bawa luka-luka fisik, penyakit mental, serta kelelahan spiritual kita dan mohon sentuhan penyembuhan-Nya bagi diri kita.
Semoga sebagai Gereja yang berjalan bersama dalam semangat sinodalitas, kita sungguh menjadi umat yang beriman teguh, bersaudara sejati dan misioner yang rendah hati, sehingga lewat hidup kita, dunia dapat merasakan kehadiran Kerajaan Allah.
Pesta Yesus dipersembahkan di Kanisah mengingatkan kita – para orang Katolik – bahwa persembahan yang purna adalah penyerahan seluruh hidup kita pada rencana Tuhan. Pesta ini juga mengajak kita untuk mengingat kembali bahwa kita sebenarnya sudah dipersembahkan kepada Tuhan melalui baptisan yang kita terima.
Sebagaimana Yesus dapat menenangkan gelora badai yang mengancam perahu para rasul, Yesus pasti juga dapat mengatasi badai godaan yang muncul dari dalam diri kita.