
Pembaptisan Tuhan mengingatkan kita akan pembaptisan kita sebagai orang-orang Katolik; akan identitas dan tugas kita sebagai anak-anak Allah.
Berhala diri juga terjadi kala orang menyombongkan diri, menganggap diri paling benar atau paling baik, serta selalu berusaha memantik perhatian orang lain. Berhala diri bisa dihindari saat kita mampu bersikap rendah hati.
Darah menunjukkan Yesus yang memberikan hidup-Nya secara suka rela bagi umat gembalaan-Nya. Sementara itu, air menunjuk pada pembersihan, penyucian, serta kelahiran kembali manusia dalam Roh. Dengan demikian, darah dan air sebenarnya mewakili pemberian hidup Yesus serta pembaruan hidup kita manusia.
Bila Roh Allah menjiwai kita, kita dapat lebih bijaksana dalam membedakan hal yang baik dengan hal yang buruk. Roh Allah juga akan menyertai kita sehingga kita dapat membantu orang lain untuk menjadi lebih dekat dengan Tuhan.
Distraksi adalah situasi yang dalamnya seseorang tidak terfokus atau terganggu pikirannya karena sesuatu yang lain. Mari kita juga mohon kekuatan-Nya supaya kita bisa membendung serta mengatasi distraksi-distraksi yang muncul dalam ziarah hidup kita.
Sebagaimana Yesus yang mencintai kita sampai tuntas dengan memberikan diri-Nya sendiri dalam kurban Ekaristi, kita juga hendaknya mampu memberikan diri kita untuk menopang dan menunjang kebaikan orang lain.