
Watunggong memberinya ruang dan cinta yang tulus serta membentuknya menjadi seorang Imam yang siap melayani. Watunggong yang meski topografi serta jalannya buruk namun senyum dan penerimaan umat menjadi kekayaan yang memotivasi dalam perjalanan imamat.
Kerja bakti dimulai pukul 15.00 WITA dan berlanjut secara terus‑menerus hingga 18.30 WITA. Para peserta bahu‑membahu menyisir bersih seluruh sisi kiri dan kanan pinggir jalan utama. Dengan peralatan sederhana yang dibawa masing‑masing, mereka tekun memungut sampah‑sampah berserakan, membersihkan tumpukan dedaunan kering, serta menata lingkungan sekitar agar tampak rapi, bersih dan asri.
Staf Pastoral Anak Kemitraan WVI–Puspas Ruteng bersama tim melaksanakan kegiatan animasi dan penguatan kapasitas SEKAMI di Paroki St. Eduardus Watunggong, Minggu (3/5/2026).
Mengusung tema “One Christ, United in Mission”, perayaan berlangsung meriah dengan keterlibatan aktif anak-anak SEKAMI (Serikat Kepausan Anak Misioner). Mereka tampil kreatif melalui berbagai animasi panggilan yang memperkaya suasana liturgi.
Dengan penuh kekhusyukan, umat berjalan bersama melewati 14 perhentian. Setiap perhentian menceritakan tahapan kisah sengsara Yesus, mulai dari dijatuhi hukuman mati, memikul salib, hingga wafat dan dimakamkan. Suasana terasa sangat hening, khidmat, dan penuh doa, seolah membawa seluruh hadirin kembali menyaksikan peristiwa penebusan dosa tertersebut.
Sekami paroki St Eduardus Watunggong mengisi ulang tahun anak Misioner ke 118 dengan mengambil bagian pada Perayaan Ekaristi dan kegiatan karitatif. Suasana penuh sukacita tampak dari setiap gerakan mereka. Meski berjalan kaki dan sekali-sekali njmpang mobil tetapi tidak ada keluhan yang terucap, sebaliknya tawa-canda menjadi pewarna dalam perjalanan karitatif itu.