
Perjalanan Paroki Watunggong selama 17 tahun berada sepenuhnya di bawah penyelenggaraan Ilahi. Kematangan iman menuntut kita untuk selalu meletakkan Allah sebagai pusat dan tujuan tertinggi. Segala program pastoral, pembangunan fisik, maupun kegiatan paroki tidak boleh demi mencari kehormatan diri atau kelompok, melainkan semata-mata demi kemuliaan Tuhan yang maha esa.
Watunggong memberinya ruang dan cinta yang tulus serta membentuknya menjadi seorang Imam yang siap melayani. Watunggong yang meski topografi serta jalannya buruk namun senyum dan penerimaan umat menjadi kekayaan yang memotivasi dalam perjalanan imamat.
Kerja bakti dimulai pukul 15.00 WITA dan berlanjut secara terus‑menerus hingga 18.30 WITA. Para peserta bahu‑membahu menyisir bersih seluruh sisi kiri dan kanan pinggir jalan utama. Dengan peralatan sederhana yang dibawa masing‑masing, mereka tekun memungut sampah‑sampah berserakan, membersihkan tumpukan dedaunan kering, serta menata lingkungan sekitar agar tampak rapi, bersih dan asri.
Staf Pastoral Anak Kemitraan WVI–Puspas Ruteng bersama tim melaksanakan kegiatan animasi dan penguatan kapasitas SEKAMI di Paroki St. Eduardus Watunggong, Minggu (3/5/2026).
Mengusung tema “One Christ, United in Mission”, perayaan berlangsung meriah dengan keterlibatan aktif anak-anak SEKAMI (Serikat Kepausan Anak Misioner). Mereka tampil kreatif melalui berbagai animasi panggilan yang memperkaya suasana liturgi.
Dengan penuh kekhusyukan, umat berjalan bersama melewati 14 perhentian. Setiap perhentian menceritakan tahapan kisah sengsara Yesus, mulai dari dijatuhi hukuman mati, memikul salib, hingga wafat dan dimakamkan. Suasana terasa sangat hening, khidmat, dan penuh doa, seolah membawa seluruh hadirin kembali menyaksikan peristiwa penebusan dosa tertersebut.