
Budaya dan agama merupakan dua unsur yang tak terpisahkan, saling membutuhkan dan melengkapi. Dalam Gereja Katolik budaya dimasukkan dalam kultur perayaan Ekaristi yang disebut Inkulturasi dengan maksud agar nilai-nilai budaya yang baik tidak hilang begitu saja namun dipelihara, dijaga dan dilestarikan dalam liturgi yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia.
Dunia kita saat ini sedang dalam kekacauan yang dirasa tak berujung karena ulah manusia yang tak berprikemanusiaan. Melihat hal tersebut, Paus Leo XIV mengajak kita semua untuk mengkhususkan hari ini dalam doa dan puasa bagi terciptanya perdamaian dunia untuk mencapai ketenteraman dan kebahagiaan bersama.
Berita gembira, penuh haru dan bangga dirasakan masyarakat Manggarai Raya khususnya di Paroki St Eduardus Watunggong Congkar-Manggarai Timur NTT, pasalnya salah satu putra terbaiknya Inosensius Samsul terpilih menjadi salah satu Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) RI setelah menjalani fit and proper test di Komisi III DPR RI dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Manggarai.
Sebagai Pastor Paroki St Eduardus Watunggong Congkar-Manggarai Timur, NTT yang baru, RD Martinus Gunardi Kendo mulai melakukan kunjungan ke Stasi dan kali ini kunjungan perdananya adalah Stasi St Petrus Cumbi yang diterima secara adat dan penuh sukacita oleh pengurus Dewan Stasi bersama ratusan umat yang hadir saat itu.
Setelah dilantik jadi Pastor Paroki St Eduardus Watunggong Congkar-Manggarai Timur NTT yang baru, RD Maken bersama Dewan Keuangan Paroki (DKP), DPP dan penasihat paroki langsung mengadakan rapat dengan salah satunya mengubah gedung St Anjela menjadi kamar-kamar yang dapat disewakan oleh mereka yang membutuhkan di tengah melonjaknya pegawai-pegawai pemerintah yang masuk menetap di Watunggong.
Misa pelantikan dan serah terima jabatan Pastor Paroki St Eduardus Watunggong Congkar-Manggarai Timur NTT yang baru berlangsung meriah dan penuh sukacita. RD Maken secara resmi ditetapkan dan dilantik menjadi Pastor Paroki dan siap menggembalakan umat dalam terang Roh Kudus dan melanjutkan rencana reksa Pastoral paroki yang telah dibuat.