
Bantuan yang disalurkan Caritas Keuskupan Ruteng bersama para relawan dan pengurus stasi menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan solidaritas tetap hidup di tengah masyarakat. Lebih dari sekadar terpal, sembako, pakaian, atau kebutuhan lainnya, bantuan ini membawa pesan bahwa setiap penyintas tetap berharga, tidak dilupakan, dan selalu memiliki saudara yang bersedia berjalan bersama mereka.
Kehadiran tenaga kesehatan di tengah masyarakat menjadi bentuk perhatian nyata terhadap kondisi warga yang menghadapi situasi darurat. Pemeriksaan dan pengobatan membantu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat sekaligus memberikan rasa diperhatikan dan didampingi dalam situasi yang penuh ketidakpastian.
OMK Paroki St. Eduardus Watunggong melakukan pendataan terhadap umat (paling) terdampak gempa bumi sebagai tindak lanjut permintaan Caritas Keuskupan Ruteng
Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan belajar, melainkan persiapan nyata bagi para relawan Caritas yang akan ditempatkan di setiap paroki. Dengan bekal pemahaman tentang hakikat bencana, prinsip keadilan dalam pemberian bantuan, keterampilan pengambilan data, serta empati yang mendalam terhadap para korban, diharapkan kehadiran para relawan dapat membawa harapan dan pertolongan yang nyata bagi masyarakat yang sedang berduka dan membutuhkan.