
Perjalanan Karitas ke Paroki St. Eduardus Watunggong menjadi sebuah kesaksian sederhana namun kuat: kasih tidak mengenal jalan yang terlalu jauh ketika ada manusia yang harus dijumpai. Dan mungkin, di sanalah makna terdalam Caritas menemukan wajahnya: datang, hadir, mendengarkan, melayani, dan berjalan bersama mereka yang menderita.
Sebanyak 35 pasang calon suami istri turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Para peserta menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas inisiatif model pelayanan seperti ini. Mereka merasa sangat terbantu karena tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh dan melelahkan, sehingga dapat lebih fokus menyerap seluruh materi dan bimbingan yang diberikan demi mempersiapkan perkawinan yang sakral dan kokoh.